Hubungan Asmara Terlarang Tukang Jagal dan Tukang Pijat Berujung Maut, Tewas Membusuk

Terkini.id, Gresik – Seorang tukang pijat panggilan bernama Kastini (49), ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di sebuah kamar kos pada Minggu, 1 Desember 2019 lalu.

Dia ditemukan tewas di kamar kos milik Muhadi di Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Tmur.

Kemarin, polisi berhasil mengungkap siapa dalang di balik kematian Kastini. Pelakunya adalah Untung (53), pria kelahiran Jombang, Jawa Timur.

Untung dikenal sebagai tukang jagal di salah satu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Gresik ini adalah penghuni terakhir kamar kos tempat ditemukannya jenazah korban.

Pelaku ditangkap polisi tiga hari setelah jenazah korban ditemukan.

“Dari hasil penyelidikan di TKP, Satreskrim mendapat informasi pelaku ada di Berau. Sehingga kita melakukan penyelidikan ke Berau, Kalimantan Timur,” ujar Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Minggu 8 Desember 2019 kepada wartawan.

Pelaku sempat terdeteksi tidak langsung menuju Berau, di Kalimantan Timur setelah melakukan pembunuhan.

Pasalnya, pelaku sempat menjemput keluarganya yang ada di Serang, Banten, yang kemudian sama-sama diajak menuju Berau sebagai tempat pelarian.

“Tidak lama, hanya dua hari di Serang. Bahkan, dia meminta tolong menjualkan ponsel milik korban dan kemudian laku Rp 100.000, yang digunakan sebagai tambahan untuk ongkos menuju Berau,” terangnya.

Kini, Untung dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Hubungan Asmara Terlarang

Kapolres melanjutkan, bahwa korban dan pelaku diketahui rupanya sudah sama-sama berkeluarga.

Namun, diketahui keduanya menjalin hubungan asmara bahkan hingga sekitar 7 tahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban kerap meminta sejumlah uang kepada pelaku mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

“Motif yang bersangkutan menghilangkan nyawa seseorang, dikarenakan Kasniti sering minta uang kepada tersangka,” ucap Kapolres.

“(Mereka berdua) sudah terbiasa berhubungan (badan), sehingga korban meminta sejumlah uang kepada tersangka,” sambung dia.

Dari hasil pemeriksaan dan otopsi, diketahui Kasniti tidak hamil.

Dibunuh Lima Bulan Lalu

Dari hasil pemeriksaan polisi, korban telah dibunuh sekitar lima bulan sebelum ditemukan.

“Tepatnya tanggal 3 Juni 2019 (pembunuhan). Saat itu tersangka sedang berada di kamar kos, kemudian korban datang karena profesi yang bersangkutan adalah tukang pijat,” tandas dia.

Komentar

Rekomendasi

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Potret Pilu Badut Tetap Cari Nafkah di Dalam Mal yang Sepi akibat Corona

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang

Keluarga Positif Corona yang Viral Usai Main TikTok Dinyatakan Sembuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar