Hut ke-13 Belopa Menjadi Ajang Perpisahan Cakka-Amru, Nurdin Abdullah: Terima Kasih

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menghadiri Peringatan Hari Jadi Ke-13 Belopa sebagai Ibu Kota Kabupaten Luwu, Rabu 13 Februari 2019.

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menghadiri Peringatan Hari Jadi Ke-13 Belopa sebagai Ibu Kota Kabupaten Luwu, Rabu 13 Februari 2019.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Sulsel itu menyampaikan rasa terima kasih kepada Andi Mudzakkar (Cakka) yang telah 10 tahun menjabat sebagai Bupati Luwu bersama wakilnya, Amru Saher.

Cakka dan Amru menjadikan Hut ke-13 Belopa sebagai momen terakhirnya sebelum masa jabatan keduanya berakhir pada 14 Februari 2019 (besok).

“Izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada saudara saya dan kolega saya Bapak Andi Mudzakkar dan adinda saya Amru Saher yang telah mengabdikan diri untuk Kabupaten Luwu. Ini 20 tahun, di DPRD maupun sebagai Bupati Luwu. Kita liat tadi pada hening, ini tidak lain, karena rasa haru dan sedih untuk melepas bupati yang kita cintai,” kata Nurdin Abdullah.

Kesan yang dimiliki Nurdin terhadap Cakka adalah pemimpin sederhana dan merakyat. “Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih setulus-tulusnya,” ucap Mantan Bupati Bantaeng ini.

Lanjut Nurdin, bersama bupati-wakil bupati selanjutnya akan melanjutkan perjuangan untuk masyarakat Luwu. Sebab, Nurdin terpilih sebagai gubernur berkat dukungan masyarakat Luwu.

Sementara itu, Ada juga yang menarik saat Ketua DPRD Luwu, Andi Abdull Muharrir membacakan sejarah terbentuknya Kota Belopa sebagai ibu kota Luwu sempat terhenti karena tersendat-sendat dan Cakka berdiri memberikan minum.

Muharrir kemudian memberikan pujian, bahwa masa pemerintahan Andi Mudzakkar dan wakilnya, Luwu terus mengalami kemajuan, dan perkembangan berbagai sektor kehidupan masyarakat dan pembangunan di 22 kecamatan dengan jumlah total 227 desa dan kelurahan.

“Sebagai bupati, sangat nampak pembangunan yang terjadi di Kabupaten Luwu di masa pemerintahan Andi Mudzakkar, telah menyejukkan Belopa dengan sejuknya taman-taman, serta memperlihatkan kepada kita dengan lumpur sepatu mereka bahwa pemimpin harus lebih mengenal dengan siapa mereka mengabdi,” ujarnya.

Sedangkan Cakka, terima kasih dan permohonan maaf. “Terima kasih dan permohonan sebesar-besarnya,” ucap Cakka.

Dia mengakui banyak pelajaran dan ilmu yang telah diterima baik sebagai selama memimpin Kabupaten Luwu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini