Ibu bayi yang ditemukan di Unhas ambil konsentrasi hukum

Kabag Humas Unhas, Ishaq Rahman jumpa pers soal penemuan bayi di Unhas, sore Selasa 8 Mei 2018

Terkini.id, Makassar – Seorang petugas cleaning service di Kampus Unhas, menemukan sesosok bayi yang diperkirakan baru saja lahir.

Bayi ditemukan di dalam bak belakang toilet duduk di pusat bahasa Kampus Unhas, Makassar Selasa 8 Mei 2018.

Penemuan bayi ini membuat heboh seluruh siswa dan dosen yang mengikuti pelaksanakan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di kampus tersebut.

Kabag Humas Unhas, Ishaq Rahman mengungkapkan, saat itu petugas yang hendak membersihkan toilet mencurigai tangki atau bak penampungan toilet duduk bergerak sendiri.

“Bayi pertama kali ditemukan oleh salah seorang petugas cleaning service, sekitar pukul 13.00 Wita. Saat membuka bak penampungan itu, petugas ini langsung teriak istigfar, ternyata ada bayi di dalam situ,” kata Ishaq dalam jumpa pers di Unhas, sore Selasa 8 Mei 2018.

Saat bayi ditemukan kondisi masih hidup. Bayi laki-laki dengan berat berbobot 1,4 kilo tersebut merupakan anak kandung dari IR 18, salah seorang peserta yang tengah mengikuti proses pelaksanaan SBMPTN di Unhas.

Ishak menjelaskan berawal saat IR mengeluh sakit kepada tim pengawas yang berjaga saat pelaksanaan ujian berlangsung.

“IR meminta izin kepada tim pengawas untuk diberikan waktu beberapa menit ke toilet. Jadi pengawas kami langsung izinkan. Bahkan ditemani sampai di depan toilet pusat bahasa. Dia dijaga sampai 30 menit. Nanti ada kecurigaan pengawas kenapa ada suara seperti orang mengerang kesakitan di dalam. Pas diteriaki, IR, bilang dia baik-baik saja,” jelas Ishaq.

Kejadian dijelaskan Ishak, berawal saat IR mengeluh sakit kepada tim pengawas yang berjaga saat pelaksanaan ujian berlangsung.

IR meminta izin kepada tim pengawas untuk diberikan waktu beberapa menit ke toilet.

“Jadi pengawas kami langsung izinkan. Bahkan ditemani sampai di depan toilet pusat bahasa. Dia dijaga sampai 30 menit. Nanti ada kecurigaan pengawas kenapa ada suara seperti orang mengerang kesakitan di dalam. Pas diteriaki, IR, bilang dia baik-baik saja,” jelas Ishaq.

IR sendiri merupakan salah satu peserta dari 28640 orang peserta yang sementara mengikuti proses pelaksanaan ujian. Data yang dihimpun dari tim pengawas kata Ishaq, IR yang merupakan warga asal Kabupaten Enrekang, Sulsel ini mengambil konsestrasi tes pada Ilmu Hukum dan Sosial di Unhas.

“Alhamdulillah bayi masih hidup. Tidak lama dia panggil petugas lainnya, sampai datang tim medis yang awasi SBMPTN ini cek kesana, akhirnya bayi itu langsung cepat dievakuasi sama tim medis,” tutur Ishaq.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, AKP Warpah mengatakan akan menyelidiki dan mengambil keterangan sejumlah saksi.

“Saat ini kami tengah mengambil keterangan sejumlah saksi untuk mendalami motif di balik kejadian ini. Jadi kita masih selidiki dan kita akan meminta keterangan yang bersangkutan tapi karena kondisi ibunya yang masih mengalami pendarahan makanya kami belum bisa memintai keterangan,” kata Warpa

Komentar

Rekomendasi

Klaim Punya Harta Warisan Soekarno, Polisi Bakal Periksa Petinggi Kerajaan ‘King of The King’

Pushidrosal Kirim Delegasi ke Pertemuan Tingkat Dunia di Jepang dan Australia

Muncul Kerajaan Baru ‘King of The King’, Klaim Punya Harta Rp60 Ribu Triliun

Warga di Wuhan China Berebutan Masker, Pria Ini Manfaatkan Pakaian Dalam Wanita

Beredar Kabar Virus Corona Telah Masuk di Makassar, Ini Faktanya

Virus Corona Membunuh, Warga Soppeng Tetap Hidup Rukun dengan Jutaan Kelelawar

Ngaku Kader NU Tulen, GP Ansor Bakal Somasi Petinggi Sunda Empire Rangga

Petinggi Sunda Empire Ngaku Kader NU, Ini Tanggapan GP Ansor

SBY Kupas Skandal Jiwasraya, Dorong DPR Bentuk Pansus seperti Kasus Bank Century

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar