Ifan Seventeen Tinggal Sendiri, Selamat Jalan Bani, Herman dan Andi

Personel Band Seventeen. Ifan, sang vokalis kini sendirian

Terkini.id, Jakarta – Bencana tsunami yang salah satunya melanda Anyer, Banten, pada Sabtu malam lalu membawa duka mendalam untuk manajemen dan personel Band Seventeen.

Kejadian itu menewaskan tiga anggota Seventeen, yakni Bani (bassist), Herman (gitaris), dan Andi (drummer).

Sang vokalis, Ifan, menjadi satu-satunya anggota yang selamat dalam bencana tersebut.

Beberapa waktu usai kejadian, Bani dan Road Manager Seventeen, Oki Wijaya, lebih dahulu ditemukan pada Minggu 23 Desember pagi dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Herman dan Ujang ditemukan beberapa jam setelahnya, yakni pada Minggu sore. Kemudian, pada Senin 24 Desember sore tadi, Andi juga dikonfirmasi meninggal dunia.

Jenazah Andi dikabarkan telah dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang, Banten.

“Sebuah kehormatan dan kebanggaan bisa menjadi saudara sepanggung bersama kalian @andi_seventeen @baniseventeen @hermanseventeen. Kita bukan hanya partner kerja, kita adalah keluarga sehidup semati. We are SEVENTEEN!!” tulis Ifan dalam salah satu postingan-nya di Instagram seperti dilansir dari kumparan.

Selain video tersebut, Ifan juga mengunggah sesuatu ke akun Instagram-nya, @ifanseventeen.

Unggahan terbarunya itu berupa foto yang menampilkan Ifan sedang berpose bersama ketiga mendiang sahabatnya.

Pada keterangan foto, Ifan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung dan bekerja sama dengan Seventeen selama hampir 20 tahun.

Dia juga meminta maaf atas nama Seventeen.

“Temen-teman musisi Indonesia, kawan seventeen Indonesia, para sahabat, event organizer, client product, music label, management dan semua pihak yang pernah bekerja sama dengan @seventeenbandid. Mewakili mas Andi, mas Herman dan mas Bani, kalau selama 20 tahun kurang 20 hari kami berkarya ada salah tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan, aku memohon maaf yang sedalam-dalamnya.

Minta tolong doanya buat mas Bani, mas Herman dan mas Andi semoga mereka husnul khotimah dan ditempatkan disisi Allah yang paling mulia,” tambahnya.

Ifan pamit sambil kembali mengucapkan terima kasih.

“Pamit terimakasih dari kami. Sahabat sepanggung sehidup semati, Seventeen,” tulisnya.

Seperti diketahui, Seventeen berada di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, untuk tampil di acara gathering karyawan PLN yang digelar pada 22 Desember lalu.

Saat tsunami menerjang, Seventeen tengah tampil di atas panggung dan membawakan dua lagu.

Selain Seventeen, duo Jigo yang beranggotakan komedian Ade Dora dan Aa Jimmy juga mengisi acara tersebut sebagai host. Ade Dora selamat dari kejadian itu. Namun, istri Ade, Meyuza, dan Aa Jimmy, meninggal dunia dalam bencana tersebut.

Berita Terkait