Ikan Kakap Putih Asal Ambon Diterbangkan ke Jakarta untuk Pasien Covid-19

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia Bombardier CRJ-1000ER (Airliners) / ist

Terkini.id – Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, Sabtu Juli 2020.

Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen dalam waktu yang bersamaan.

Ikan-ikan yang dipanen dari Kerambah Waiheru dan Pantai Wainito itu kemudian akan diterbangkan ke Jakarta sebagai pemenuhan gizi bagi pasien COVID-19.

Selebihnya, ikan dengan ukuran 3 ekor 1 kilogram itu juga akan dikirimkan ke Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat sebanyak 200 kilogram.

Khususnya untuk pemulihan bagi 1.262 peserta didik dan pelatih serta 17 orang yang dirawat lainnya akibat COVID-19.

Menarik untuk Anda:

Pengiriman ke Jakarta akan dilakukan esok hari pukul 09.00 WIT dengan dukungan cargo pesawat Garuda Indonesia, yang didistribusikan melalui PT Sumber Laut Utama di Tantui.

Sebagai informasi, kelompok budidaya Botol Bekas Ambon merupakan bagian dari program emas biru yang dipelopori oleh Letjen TNI Doni Monardo sewaktu masih menjabat sebagai Pangdam XVI/Pattimura dengan pangkat Mayor Jenderal.

Doni Monardo selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya telah memberi arahan bahwa salah satu cara untuk melawan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat imunitas.

“Adapun peningkatan imunitas tubuh dapat diperoleh dengan cara rajin berolahraga, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, sebagaimana yang terkandung dalam ragam jenis ikan laut seperti di atas,” beber Doni.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 ini juga menyampaikan bahwa selain meningkatkan imunitas, pencegahan penularan COVID-19 juga wajib diimbangi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Wajib diimbangi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir dan menjaga jarak aman,” tegasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Lawan Gibran, Aktivis Budaya Ini Dorong Gerakan Kotak Kosong di Pilkada Solo

Hidup Sederhana, Ulama Gus Baha: Saya Tak Ingin Terkenal, yang Penting Hukum Allah Dikenal

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar