Ini Cara Berdonasi untuk Korban Tsunami Banten-Lampung via Gojek

Para mitra GO-RIDE turut serta membantu mengantarkan barang bantuan ke Posko pengungsian di salah satu mesjid di Kecamatan Panimbang, Kab. Pandeglang (25/12). Melalui program tanggap bencana “GOJEK Peduli”, GOJEK menyiapkan barang bantuan seberat 24 ton untuk warga yang terdampak oleh bencana tsunami di Banten dan Lampung.(dok gojek)

Terkini.id, Jakarta – Penyedia layanan on-demand terbesar di Indonesia, Gojek, ikut mengirimkan bantuan cepat tanggap tahap pertama untuk meringankan beban para warga yang terdampak oleh bencana tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir pantai Banten.

Total bantuan yang sudah dipersiapkan untuk didistribusi di wilayah pesisir pantai Banten dan Lampung Selatan mencapai 24 ton.
Barang bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan seperti tenda darurat, makanan instan, pakaian anak, popok, air bersih, hingga perlengkapan untuk memasak.

Dalam pendistribusian bantuan tersebut, GOJEK bekerjasama dengan para pihak dari Dinas Sosial dan aparat pemerintah terkait di wilayah pesisir pantai Banten dan Lampung Selatan, untuk memastikan bantuan sampai ke pihak yang membutuhkan.

Tiga truk yang mengangkut barang bantuan dari GOJEK tahap pertama yang akan diserahkan pada pihak Dinas Sosial, yang berlokasi di Kecamatan Labuan, Kab. Pandeglang (25/12). Melalui program tanggap bencana “GOJEK Peduli”, GOJEK menyiapkan barang bantuan seberat 24 ton untuk warga yang terdampak oleh bencana tsunami di Banten dan Lampung.(dok gojek)

Strategic Region Head Gojek Jawa Barat dan Banten, Becquini Akbar, menyampaikan banyak harapan dalam pelepasan bantuan tahap pertama di Posko Dinas Sosial Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa 25 Desember 2018.

“Kami keluarga besar GOJEK turut berduka pasca terjadinya bencana tsunami yang menimpa masyarakat di wilayah pesisir pantai Banten, termasuk yang parah dampaknya adalah di Pandeglang.

Kami sangat memahami bahwa banyak keperluan mendesak yang dibutuhkan masyarakat yang terkena dampak bencana.
Oleh karena itu, setelah berdiskusi dengan berbagai pihak mengenai kebutuhan di lokasi, kami mengirimkan bantuan dalam periode tanggap darurat ini dengan harapan masyarakat yang terdampak bencana tsunami bisa terbantu dan semoga dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujar Becquini.

Dia menyebut, beberapa lokasi masih ada yang sulit dijangkau, oleh karenanya untuk tahap pertama distribusi bantuan untuk wilayah pesisir pantai Banten akan dilakukan oleh pihak dari Dinas Sosial.

“Dalam hal ini pihak Dinas Sosial adalah pihak yang berwenang terkait operasional distribusi barang bantuan dan mengetahui titik-titik dimana warga yang terdampak dari bencana tsunami ini berkumpul. Ini untuk memastikan distribusi barang bantuan dapat terlaksana dengan akurat sampai tujuan,” sambung Becquini.

Tidak hanya di Pandeglang-Banten, Gojek juga akan mendistribusikan bantuan tahap selanjutnya ke wilayah Lampung Selatan yang juga merupakan area terdampak.

Gojek berharap dengan pemberian bantuan pada masa tanggap darurat tersebut bisa membantu masyarakat untuk segera pulih dan berangsur dapat beraktivitas secara normal.
Sebelumnya, pada saat terjadi bencana di Lombok, serta Palu dan Donggala, GOJEK juga mengirimkan bantuan cepat tanggap ke lokasi terdampak di wilayah-wilayah tersebut.

Bersama Baznas dan Kitabisa, Pengguna GOJEK Bisa Berdonasi untuk Korban Tsunami di Dua Wilayah Pesisir Pantai Banten dan Lampung Selatan

Tak hanya mengirimkan bantuan, kepedulian GOJEK terhadap masyarakat yang terdampak oleh tsunami di pesisir Banten dan pesisir Lampung Selatan juga ditujukan dengan pengumpulan donasi via online.

Ajak Pengguna Gojek Berdonasi

Bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kitabisa.com, GOJEK mengajak para penggunanya untuk berdonasi secara online.

Para pengguna GOJEK yang ingin berdonasi, kata Becquini, bisa meng-klik https://kitabisa.com/pedulitsunamibanten untuk menunjukkan kepedulian mereka.

“Kami bersama dengan Baznas dan Kitabisa telah membuka donasi online ini sejak tanggal 23 Desember lalu. Semua donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan oleh Baznas untuk penyediaan layanan darurat, dapur umum dan air bersih serta penyediaan layanan kesehatan,” tutup Becquini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini