Terkini.id, Jakarta – India sukses mencetak sejarah setelah untuk pertama kalinya berhasil meraih gelar Thomas Cup 2022. Namun dibalik kesukesan tersebut, terselip dua nama pelatih asal Indonesia yang berjasa meletakkan pondasi kekuatan India di kancah badminton dunia.
Walaupun tidak lagi menukangi tim putra India, nama Mulyo Handoyo dan Flandy Limpele tidak bisa dipisahkan dari kesuksesan India membuat kejutan di turnamen tua tahunan tersebut. Kedua pelatih tersebut yang telah menanamkan pondasi luar biasa bagi bulutangkis India dalam beberapa tahun terakhir.
Tim Thomas Cup India berhasil menyapu bersih kemenangan atas tim Thomas Indonesia yang juga merupakan juara bertahan dengan skor 3-0 di laga final yang mentas pada Minggu 15 Mei 2022.
Seperti dilansir dari Indosport.com, Mulyo Handoyo adalah seorang pelatih yang bertangan dingin di dunia badminton. Salah satu pemain yang menjadi hasil dari tangan dinginnya adalah Taufik Hidayat, legenda tunggal putra Indonesia.
Berkat didikan Mulyo, Taufik menjelma menjadi pemain bulutangkis yang paling disegani hingga sukses mendapatkan medali emas di Olimpiade Athena 2004. Taufik pun hanya ingin ditangani oleh Mulyo selama berkarir menjadi pemain.
- Gagal Bawa Pulang Kembali Trofi Thomas Cup 2022, Ini Kata Hendra Setiawan
- Lolos ke Partai Final Untuk Pertama Kali, Berikut Fakta-Fakta Menarik Tim Thomas Cup India
- Indonesia Resmi Masuk Final Setelah Kemenangan Vito di Thomas Cup 2022
- Tim Thomas Indonesia Menang Dramatis Atas Korea Selatan
- China Tidak Diperkuat Chen Long dan Shi Yuqi Pada Piala Thomas 2022
Setelah Taufik tidak lagi aktif sebagai pemain, Mulyo memutuskan untuk bertolak ke India dan berhasil menyulap negeri Bollywood tersebut menjadi salah satu kekuatan yang cukup disegani di dunia bulutangkis dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu mantan anak didik Mulyo adalah Kidambi Srikanth yang menjadi penentu kemenangan India atas Indonesia yang turun di laga ketiga setelah mengalahkan Jonathan Christie. Kidambi pun sebelumnya sempat bertengger di ranking satu dunia dan sering kali menjadi momok menakutkan bagi lawan-lawannya.
Satu pemain yang pernah ditangani oleh Mulyo adalah Prannoy HS yang juga menjadi penentu kemenangan di laga semifinal setelah menjungkalkan tunggal putra Denmark, Rasmus Gemke.
Sementara itu, Flandy Limpele memang telah turun gunung untuk kembali ke pelatnas PBSI untuk melatih ganda campuran. Sebelumnya, eks rekan Eng Hian dan Vita Marissa ini adalah orang yang berjasa dibalik performa luar biasa ganda putra nomor satu India, Chirag Shetty dan Satwiksairaj Rankireddy dan beberapa tahun terakhir.
Mantan anak didik Mulyo dan Flandy inilah yang malah membuat Indonesia keok di laga final Thomas Cup 2022 dan membut sejarah bagi bulutangkis India. Sungguh ironis!
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
