Indonesia Diterpa Wabah Corona, Simak Pesan Wapres Ma’ruf Arif

Ma'ruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: ist)

Terkini.id, Jakarta – Penyebaran wabah virus corona atau COVID-19 yang menerjang tanah air terus mengganas.

Mereka yang terkena ataupun meninggal terus bertambah. Dampak atas wabah ini bukan hanya dialami oleh mereka yang terpapar virus ini, tetapi juga nyaris semua orang lewat kepanikan karena takut terkena virus

Buka itu saja, bahkan berdampak pada menurunnya penghasilan karena sejumlah aktivitas usaha yang melemah.

Menanggapi wabah virus yang terjadi di negeri tercinta kita ini, Wakil Presiden Republik Indonesia pun menitip pesan kepada kita semua.

View this post on Instagram

Halo #SahabatTangguh, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta semua masyarakat untuk menaati imbauan Pemerintah dalam menerapkan jaga jarak aman (social distancing) dan tidak mendatangi kerumunan sebagai upaya mencegah penyebarluasan Covid-19. Wapres Ma’ruf juga mengimbau Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk mengeluarkan fatwa terkait penanganan jenazah COVID-19 serta tata cara beribadah bagi tenaga medis yang mengenakan pakaian dekontaminasi atau hazmat, mengingat keterbatasan tenaga medis dan petugas dengan situasi seperti sekarang ini. Walaupun telah dijalankan oleh sejumlah tim medis, Wapres Ma’ruf tetap meminta untuk dibuat fatwanya agar para petugas dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan sesuai dengan fatwa yang telah ditetapkan. #LawanCovid19 #IndonesiaLawanCovid19 #PBUrusanBersama #BelaNegara #dirumahaja #belajardirumah #bekerjadirumah #beribadahdirumah

A post shared by BNPB Indonesia (@bnpb_indonesia) on

Menarik untuk Anda:

Terpantau dari akun Instagram BNPB, di sana tertulis bahwa Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta semua masyarakat untuk menaati imbauan Pemerintah dalam menerapkan jaga jarak aman (social distancing) dan tidak mendatangi kerumunan sebagai upaya mencegah penyebarluasan Covid-19.

Selain itu, Wapres Ma’ruf juga mengimbau Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk mengeluarkan fatwa terkait penanganan jenazah Covid-19.

Di samping itu, Ma’ruf juga meminta tata cara beribadah bagi tenaga medis yang mengenakan pakaian dekontaminasi atau hazmat, mengingat keterbatasan tenaga medis dan petugas dengan situasi seperti sekarang ini.

“Walaupun telah dijalankan oleh sejumlah tim medis, tetap meminta untuk dibuat fatwanya agar para petugas dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan sesuai dengan fatwa yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

10.000 Buruh Bergerak ke Istana Presiden Hari ini, Jokowi Didemo Lagi

Prabowo: Ada Dalang di Balik Kerusuhan Demo Omnibus Law

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar