Ini alasan kenapa pecinta mode selalu menunggu FEMME dan CBFW

FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week

Terkini.id, Makassar – Bicara soal mode memang tak ada matinya apalagi fashion wanita yang selalu menyesuaikan perkembangan terkini. Menerka tren mode memang menjadi aktivitas seru bagi siapapun yang tertarik pada dunia fashion. Di kawasan Indonesia Timur ada satu event terbesar dalam perhelatan fashion yakni FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week.

Event yang sudah tidak tidak asing dalam industri fashion dan kreatif tanah air ini memang menjadi salah satu pameran yang selalu ditunggu-tunggu oleh pecinta fashion, designer, pebisnis dan masyarakat di Indonesia Timur pada khususnya.

Bagi Anda yang berada di kota Makassar dan Sulawesi Selatan pada khususnya jangan sampai ketinggalan event ini. Coba catat baik-baik pelaksanaanya. Event ini bakal dihelat pada 11 hingga 15 April 2018 di Four Points by Sheraton jalan Andi Djemma Makassar.

Baca juga:

Berikut ini redaksi Makassar Terkini berhasil mengumpulkan sejumlah testimony seputar pelaksanaan FEMME & CBFW persembahan 3Pro Entertainment bekerjasama dengan Pemerintah kota Makassar.

Heriyani Yuki Ruby (Ketua Iwapi Sidrap)

Heriyani Yuki Ruby (Ketua IWAPI Sidrap)

Ketua IWAPI, Heriyani Yuki Ruby mengaku pertama kali mengetahui FEMME itu sekitar beberapa tahun yang lalu. Kesan pertama dengan event ini keren banget. Pameran terbesar ini menjadi salah satu wadah yang mengerti kebutuhan masyarakat khususnya wanita dari rambut hingga ujung kaki. Bukan itu saja, di FEMME juga dipamerkan beraneka ragam koleksi dan karya.

“Waktu itu pengen rasanya FEMME itu hadir setiap bulan, tidak sabar menunggu sampai di tahun berikutnya, ini karena saking excitednya dengan produk-produk jualannya”, ujar Ketua Asosiasi Seni Mode Indonesia, Sidrap ini.

Dilanjutkan Yuki bahwa namanya seorang wanita memang tidak bisa dipisahkan dengan shopping dan setiap tahun, FEMME itu semakin cantik, seksi, smart, kreatif and more fashionable dengan menghadirkan desainer desainer terkenal Indonesia. Selain itu hasil hasil UKM dari berbagai provinsi dan juga beragam Lomba yangg diadakan sehingga bisa menunjang sebagai wadah kreatifitas dan unjuk bakat dari para peserta Lomba.

“Harapan ke kedepan, event FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week prestasinya semakin tersohor sampai ke berbagai provinsi dan juga belahan mancanegara, sehingga bisa mendatangkan wisatawan asing dan lokal ke kota Anging Mammiri yang tercinta.  Bahkan berharap pariwisata dan okupansi perhotelan semakin terdongkrak naik berkat adanya acara FEMME ini,” tutup Wakil Ketua Kadin Sidrap bidang Pariwisata ini.

Hj Putry Azzahara (Pengusaha dan Model)

Hj Putry Azzahara (Pengusaha dan Model)

Owner Salt Inc Makassar, Hj Putry Azzahara mengatakan terkait penyelenggaraan event tahunan FEMME & CBFW, menurutnya sangat bagus dalam hal meningkatkan dan mengangkat nama  perekonomian kota Makassar secara umum dan pedagang itu sendiri pada khususnya.

“Kearifan budaya lokal Makassar dan kuliner Makassar juga selalu menjadi trademark setiap tahun. Pokoknya FEMME dan CBFW adalah event yang wajib selalu dinanti nantikan para pecinta mode di Indonesia Timur dan kota Makassar pada khususnya”, ujar pengurus HIPMI Sulsel ini.

Hj Dewi Mawang (Pengusaha dan Komunitas Jameela Hijab Community)

Hj Dewi Mawang (Pengusaha dan Komunitas Jameela Hijab Community)

Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPD Sulsel, Hj Dewi Mawang mengatakan dirinya selalu tidak sabar menunggu kehadiran FEMME & Celebes Beauty Fashion Week yang dilaksanakan di Kota Makassar yang setiap tahunnya selalu punya konsep berbeda dan pasti keren.

“Hanya saran dari saya mungkin FEMME bisa menyediakan lebih banyak lini pakaian, bukan hanya untuk wanita tapi juga untuk pria dan anak-anak. Jadi, tidak melulu untuk wanita sehingga kita bisa juga mengajak suami dan anak anak untuk mengunjungi pameran fashion terbesar tersebut. Harapannya semoga unsur unsur dari kebudayaan di Indonesia khususnya Makassar selalu dimasukkan dalam tema-tema acara FEMME”, papar anggota Jameela Hijab Community ini.

Sherly Farouk (Ketua Ikatan Istri Anggota DPRD (IKAWAN) Kota Makassar)

Sherly Farouk (Ketua Ikatan Istri Anggota DPRD (IKAWAN) Kota Makassar)

Ketua Ikatan Istri Anggota DPRD (IKAWAN) Kota Makassar, Sherly Farouk mengatakan event FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week merupakan event yang sangat positif dan perlu diapresiasi dengan baik. Hal ini dikarenakan secara tidak langsung dapat memberi masukan dan membantu para penggemar style untuk tetap update dalam tampilan-tampilan karya yang ada.

“Sesuai temanya, perempuan pada dasarnya memiliki power beauty yang beda-beda, ibaratnya cantik tdiak mesti putih kan? Apalagi Indonesia hidup dangan beraneka ragam suku, ras nah dengan perbedaan itu pasti karakter fashion pun berbeda. Nah di FEMME inilah kita bisa memperoleh update mode terkini”, ujar istri ketua DPRD kota Makassar ini.

Sherly mencontohkan dirinya sebagai publik figur tentu sangat menjaga style pada setiap momen acara apapun karena keharusan yang mengharuskan saya untuk tetap tampil menarik sebagai perempuan. Ini tentu membutuhkan kecerdasan dalam memilih fashion.

“Intinya ajang FEMME selalu menjadi even yang dinanti-nantikan para pecinta mode tanah air khususnya yang di Indonesia Timur,” jelas Sherly.

LIHAT VIDEO FEMME DAN cbfw 2017 :

Andi Ukmah Anas (Wakil Ketua Tim PKK Kabupaten Wajo)

Andi Ukmah Anas (Wakil Ketua Tim PKK Kabupaten Wajo)

Istri Wakil Bupati Wajo, Andi Ukmah Anas mengatakan pergelaran pameran fashion termegah FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week tentu memberikan manfaat dan menjadi sarana bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk mengembangkan kreatifitas dalam bidang fashion.

“Saya dan masyarakat Sulsel tentu memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan event seperti ini karena kita ketahui bersama bahwa masyarakat Sulsel banyak yang mempunyai minat bakat terhadap perkembangan fashion tanah air”, ujar Ukmah.

Diakui Ukmah jika dirinya secara pribadi dengan adanya moment ini juga menjadi panduan untuk pengembangan design  busana Sutra di daerah asalnya yaitu Kabupaten Wajo sebagai penghasil Sutra.

“Saya yakin banyak diantara ibu ibu dan remaja terbantu untuk mendapatkan ide ide yang lebih kreatif sesuai dengan perkembangan fashion di Indonesia”, jelas Ukmah.

Dr Liya Sari Astuti (Dokter)

Dr Liya Sari Astuti (Dokter)

Menurut dr Liya Sari Astuti FEMME&CBFW merupakan salah satu pameran fashion terbesar di Indonesia Timur yang sayang banget kalau dilewatakan. Liya imbau buat semua masyarakat kota Makassar terkhusus pecinta seni dan fashion wajib datang menyaksikan event ini.

“Di sinalah kita mengenal kekayaaan budaya di bidang fashion hasil karya designer anak bangsa Indonesia”, singkat Liya.

Zilqiah Anggraini (Fashion Blogger)

Zilqiah Anggraini (Fashion Blogger)

Salah satu fashion blogger, Zilqiah Angraini mengatakan kehadiran FEMME dan CBFW punya peran penting untuk para pecinta fashion di kota Makassar.

“Kami tak perlu jauh-jauh ke ibukota untuk melihat dan menyaksikan perkembangan fashion tanah air. Cukup hadir di FEMME & CBFW saja, kami sudah bisa menikmati seluruh sajian perkembangan mode dan kecantikan tanah air”, papar Qiah.

Ditambahkan Qiah, di event ini, Ia bisa mendapatkan berbagai informasi harga, produk dan brand terbaru. Selain itu, diakuinya Ia juga teredukasi mengenai dunia fashion, termasuk bahan-bahan dan cara pemakaian.

“Event terbesar dan termegah ini juga sebagai tempat para pemuda pemudi Makassar berkarya, karena di sini ada banyak lomba-lomba diadakan. Kehadiran Femme & CBFW inilah yang menjadikan Sulawesi Selatan menjadi kota mode yang terbesar di Indonesia Timur”, tutup Qiah.

Komentar

Rekomendasi

Climate Reality Indonesia Luncurkan e-Book 50 Kiat Instagramer Jaga Bumi

Mengenal Hengki, Seniman Grafiti di Makassar yang Karyanya Tak Meragukan

Jiwa Toast: Kopi di Tangan Kananmu Roti di Tangan Kirimu

FEMME dan CBFW 2020 Ditunda karena Korona, Pecinta Mode dan Peserta Kagumi Keputusan Penyelenggara

Terbuat dari Ramuan Herbal, Warkop di Makassar Ini Sajikan Kopi Anti Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar