Ini bisa jadi panduan tahun baru resolusi baru

Menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Foto : Istimewa

TERKINI.id, – Memasuki tahun 2018, sudahkah Anda memikirkan untuk melakukan resolusi baru setelah menjalani tahun 2017 dengan kesuksesan atau bahkan kegagalan?

Jika belum ayo kita buat bersama, dan mungkin artikel ini bisa membantumu mengarahkan resolusi apa yang bisa Anda putuskan untuk dikerjakan di tahun 2018 ini.

Berikut beberapa resolusi yang bisa kita terapkan bersama.

1. Kurangi budaya konsumtif

Berhentilah membiasakan diri menjadi konsumtif

Yah, kebiasaan konsumtif tahun 2017 mungkin adalah paling banyak dibelanjakan dan menguras keuanganmu. Sah-sah saja memang berbelanja apa yang menjadi kebutuhanmu asal jangan keinginan itu menjadi lebih tinggi dari kebutuhanmu sehingga kita kehilangan kendali atas keuangan.

Terapkanlah dalam diri kita bahwa tahun 2018 ini adalah tahun berhenti belanja hal yang tidak perlu. Simple kok, latih otak kita untuk melihat uang itu penting untuk ditabung bukan dibelanjakan. Pikirkan hal yang penting untuk digunakan atas uang tersebut jika ditabung.

Mengurangi kebiasaan berbelanja akan membuat tubuh jauh lebih sehat karena menurut penelitian mengoleksi banyak barang berdampak pada kesehatan mental seseorang. Jika menumpuk barang koleksi semakin banyak akan semakin stres. Dalam keadaan barang tertumpuk tidak teratur dan berantakan akan membuatmu bertambah stres.

Selain itu akan menghemat banyak waktumu jika mengurangi kebiasaan ini. Berbelanja sangat memakan banyak waktu luang apalagi saat memilih-milih jenis barang yang akan dibeli. Selain itu belanjaan yang menumpuk, barang-barang tersebut membuat waktumu terbuang banyak hanya untuk mengurusi, mengatur dan merapikan barang-barang belanjaan di dalam rumah. Semakin kecil dan sedikit mengurusi barang akan membuat pikiran lebih tenang dan lega, itu pasti.

Hiduplah dengan pikiran sederhana itu akan jauh lebih baik.
Daripada harus membeli barang baru lagi lebih baik mencari barang yang pernah dibeli tapi dilupakan dalam lemari. Biasakanlah membeli hanya jika kehabisan barang tersebut.

Hal yang dikecualikan dan harus dibeli adalah yang menjadi kebutuhan sehingga sangatlah penting membuat daftar barang apa yang tetap harus dibeli.

Berhenti berbelanja barang yang tidak diperlukan akan mendapatkan lebih banyak “penghargaan” untuk hidup sederhana dan bijak. Sehingga kita bisa melihat sekeliling dan membantu orang lain yang membutuhkan.
Membiasakan diri tidak berbelanja selama setahun akan menjadikan kita tidak berkekurangan.

Berhenti berbelanja juga akan membuat kita mampu melihat lebih dalam alasan berbelanja. Ada beberapa alasan orang berbelanja hanya ingin menunjukkan identitas diri sehingga orang lain bisa melihat kesuksesan jika rumahnya dipenuhi dengan perabot baru, dan barang yang baru.

2. Konsumsi makanan sehat

Konsumsilah makanan yang sehat sayur dan buah

Apakah tubuhmu kelebihan berat badan? Tinjaulah tahun 2017 telah melakukan pola makan yang keliru, kebanyakan makan daging berlemak dan kurang makan serat dan buah.

Cobalah tahun 2018 terapkan pola makan yang sehat dan berjanjilah untuk disiplin dengan aturan barumu. Makanlah sayur dan buah lebih banyak daripada makanan yang banyak mengandung daging dan lemak.

Selain itu cobalah makanan kalorimu yaitu nasi hanya dimakan sekali dalam sehari, gantilah sarapan pagi dan malam dengan makanan tanpa nasi. Hal ini akan membuat tubuh akan jauh lebih mudah dijaga berat badan lebih ideal dan berpengaruh pada kesehatan sepanjang tahun 2018.

Beberapa orang yang sudah menerapkan cara ini berhasil menurunkan berat badan lebih dari 20 – 25 kg hanya dalam waktu tiga bulan. Yah, hanya butuh waktu 3 bulan menerapkan pola ini dan menjadi kebiasaan sehat.

Jika kita belajar menghargai diri sendiri dengan makan makanan yang sehat dan kalori yang tepat pasti tubuh sehat dan bonus yang didapat adalah tubuh menjadi lebih ideal dan kurus jika yang berkelebihan berat badan.

3. Harus mau berolahraga

Berolahragalah secara rutin minimal 3 kali seminggu

Suka tidak suka, resolusi ini harus dipaksakan untuk diterapkan karena ini sangat dibutuhkan untuk kesehatan tubuh.

Kebiasaan hidup dalam kenyamanan, mulai dari bangun pagi segala sesuatu sudah disiapkan oleh pembantu rumah tangga, berangkat kerja menggunakan kendaraan, bekerja seharian di kantor kebanyakan duduk.

Kondisi ini jika terus menerus dilakoni akan berbahaya buat kesehatan tubuh, ubahlah dan terapkan untuk berolahraga seminggu minimal 3 kali untuk mencegah risiko penyakit kardiovaskuler yang mudah datang jika tidak segera dibiasakan berolahraga.

Olahraga yang dibiasakan rutin dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu seperti jogging, lari pagi dan senam akan membantu tubuh memperoleh kesehatan yang prima.

Penelitian secara konsisten menemukan hubungan yang kuat antara aktivitas fisik dan penyakit jantung. Latihan olahraga yang tepat memperkuat jantung dan meningkatkan sistem kardiorespirasi, meningkatkan kolesterol HDL, menurunkan trigliserida yaitu lemak yang bersirkulasi dalam darah. Selain itu mengurangi tekanan darah dan detak jantung, menurunkan peradangan dan memperbaiki kontrol gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Cobalah lakukan latihan aerobik selama 30 menit dalam sehari dan lakukan selama 5 kali dalam seminggu dan atau 50 menit yang dilakukan selama 3 kali dalam seminggu. Latihan aerobik seperti berlari, berenang, jalan cepat, bersepeda, bermain bola atau melakukan pekerjaan fisik seperti berkebun menggali tanah dengan sekop.

Jika olahraga membuat tubuh jauh lebih ringan, pikiran menjadi tidak mudah stress, tubuh berstamina dan lebih positif, lakukanlah dengan rutin. Hiduplah dengan sehat, ingatlah semakin nyaman hidup kita, semakin penyakit mudah datang menghampiri.

4. Jangan biasakan hidup dengan gadget

Kebiasaan memainkan gadget akan membuat hubungan nyata menjadi hilang

Gadget memang penting untuk menjalin komunikasi dengan teman, keluarga dan relasi. Namun jika gadget menjadi utama dan lebih penting dari kegiatan lainnya, maka berhati-hatilah jika kecanduan.

Fasilitas yang ditawarkan oleh sebuah smartphone memang membuat orang terlena, bermalas-malasan, mengambil banyak waktu berselancar di dunia maya dan kehilangan aktivitas penting lain.

Perbanyak bersosialisasi secara langsung dengan orang lain, hargai setiap pertemuan dengan orang lain sebagai sesuatu yang penting jangan biasakan ketika bertemu dalam satu rumah, duduk santai semua sibuk dengan gadget, tanpa ada percakapan yang berarti.

Rindukan hal-hal yang dulu pernah dilakukan bersama ketika gadget belum kita kenal seperti bercanda ria dengan anggota keluarga di ruang keluarga, makan bersama keluarga atau melakukan aktivitas lainnya bersama keluarga, teman tanpa diganggu dengan kehadiran alat komunikasi ini.

Tahun 2018, coba lihat kembali apakah ada aplikasi yang harus ditinggalkan atau bisa dihapus karena membuat waktumu tersita untuk bermain gadget. Kurangi jumlah group dalam lingkaran pertemananmu karena akan membuat waktu lebih banyak menjawab dan mengomentari apa yang ada dalam grup whatsappmu.

Berhentilah mendownload aplikasi atau game yang tidak akan membantu mengatasi masalahmu. Penelitian membuktikan keseringan bermain gadget dan bersosialisasi dengan teman di dunia maya membuat lebih stres dan membebani batin dibandingkan menemukan kesenangan. Media sosial menciptakan kecenderungan orang menarik diri dari lingkungan yang nyata, memberikan tekanan batin ketika status atau pertanyaan tidak direspon dalam pertemanan di dunia maya.

Kebiasaan menggunakan gadget berlebihan juga menjadikan tubuh malas bergerak sehingga penyakit mudah datang mulai dari risiko katarak yang bisa menimbulkan kebutaan, penyakit kardiovaskuler yang mengancam tubuh dan mengakibatkan kematian dini.

Nah, mungkin resolusi ini bisa diterapkan di tahun 2018, lakukanlah dan disiplinlah dengan aturan itu maka lihatlah apa yang bisa kita peroleh di akhir tahun. Apa yang kita tabur pasti akan kita tuai nantinya.

Jadikan hidup jauh lebih berharga dibandingkan tahun sebelumnya dengan melakukan hal-hal yang positif dan menguntungkan untuk masa depan nantinya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini