Ini Penyebab Bentrokan Massa Ormas di Depan Kantor NU Solo

NU Solo
Bentrokan massa ormas di depan kantor NU Solo. (Foto: YouTube Sukip Ahmad)

Terkini.id, Solo – Dua kelompok massa ormas terlibat bentrokan di depan kantor Nadhlatul Ulama (NU) Solo, Jalan Jayengan, Jumat, 6 Desember 2019, sekitar pukul 15.00 WIB.

Massa ormas yang terlibat bentrokan tersebut adalah peserta demonstrasi di Polresta Surakarta. Demonstrasi di Polresta Surakarta yang dimaksud terkait kasus Gus Muwafiq.

“Kami identifikasi massa ada dari kantor PCNU dan satunya ialah peserta demonstrasi di Polresta tadi, DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta),” kata Wakapolresta Surakarta AKBP Iwan Saktiadi, seperti dilansir dari Detik, Jumat, 6 Desember 2019.

Saat kejadian berlangsung, pihak kepolisian mempertemukan kedua kubu yang bertikai. Setelah dilakukan negosiasi, massa pun akhirnya membubarkan diri.

“Kami pertemukan pimpinannya. Mereka sudah berbicara sendiri, juga sudah ketemu, saling memahami. Dan intinya mereka sepakat menyelesaikan masalah dengan baik dan membubarkan diri,” ujar Iwan.

Baca juga:

Kronologi bentrokan bermula saat rombongan massa yang mengatasnamakan Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dan Forum Umat Islam Surakarta (FUIS) melintas di depan Kantor PCNU Surakarta, Solo.

Saat melintas, massa DSKS dan FUIS membunyikan suara motornya dengan keras sehingga memicu massa Pagar Nusa dan Banser yang tengah berjaga di kantor PCNU Surakarta keluar ke jalan.

Saling ejek pun tak terhindarkan hingga akhirnya berujung pada bentrokan dengan aksi saling lempar batu.

“Kita memang rekan-rekan di NU, Pagar Nusa dan Banser sudah bersiaga di Kantor PCNU. Mereka DSKS dan FUIS usai demo di Polresta Surakarta melintasi kantor PCNU,” kata Ketua PCNU Wonogiri, Mubarok, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Jumat, 6 Desember 2019.

“Ada aparat di situ, seharusnya saling menghormati, tapi ini malah bunyikan klakson dan gas sepeda motornya keras. Kami terpancing,” sambungnya.

Bentrokan baru berakhir pada pukul 17.00 WIB saat aparat keamanan mendesak mundur kedua belah pihak yang bertikai.

Komentar

Rekomendasi

THR PNS di DKI Jakarta Dipotong, Tapi TGUPP Tidak

New Normal, Menag Segera Umumkan Aturan Ibadah di Masjid

Bayi 36 Hari Sembuh dari Covid-19 Disambut Meriah Para Tim Medis

Tak Mau Anak Jadi Korban, Petisi Tolak Aktivitas Belajar di Sekolah Juli 2020 Muncul

Pria Ini Diramalkan Tawaf Sendirian di Kabah 20 Tahun Lalu, Kini Jadi Kenyataan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar