Ini Penyebab Pesawat Asal Thailand Mendarat Darurat di Bandara Makassar

Thai Airways
Pesawat asal Thailand, Thai Airways. (Foto: Liputan6)

Terkini.id, Makassar – Sebuah pesawat asal Negeri Gajah Putih, Thailand, mendarat darurat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu, 18 September 2019, sekitar pukul 06.00 Wita.

Pesawat Thai Airways dengan kode penerbangan TG 465 rute Bangkok-Melbourne, Australia, ini mendarat darurat lantaran seorang penumpangnya terkena serangan jantung.

Otoritas Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Rosedi mengatakan, saat pesawat itu mendarat petugas dari Airnav dan bandara langsung melakukan evakuasi dan perawatan medis terhadap sang penumpang yang mengalami gejala sakit jantung.

“Saat pesawat mendarat, petugas airnav dan petugas bandara segera melakukan evakuasi untuk perawatan penumpang yang terkena serangan jantung di klinik bandara,” ujar Rosedi, GM Airnav Makassar kepada Pewarta, Rabu, 18 September 2019.

Usai mendapatkan pertolongan medis, penumpang yang tak disebutkan namanya ini dinyatakan dalam kondisi sehat dan diperbolehkan untuk melanjutkan penerbangannya.

Baca juga:

“Penumpangnya sudah sehat kembali dan siap diberangkatkan dengan pesawat yang sama. Saat ini tinggal menunggu izin Kemenhub dan Kemenhan, sesuai prosedur, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Melbourne,” kata Rosedi.

Para penumpang pesawat Thai Airways lainnya saat ini ditempatkan di sekitar terminal Bandara Sultan Hasanuddin untuk menunggu kedatangan pesawat Airbus A350-TG 465 guna melanjutkan penerbangan mereka ke Melbourne, Australia.

Komentar

Rekomendasi

New Normal, Menag Segera Umumkan Aturan Ibadah di Masjid

Bayi 36 Hari Sembuh dari Covid-19 Disambut Meriah Para Tim Medis

Tak Mau Anak Jadi Korban, Petisi Tolak Aktivitas Belajar di Sekolah Juli 2020 Muncul

Pria Ini Diramalkan Tawaf Sendirian di Kabah 20 Tahun Lalu, Kini Jadi Kenyataan

Pesan Imam Besar Istiqlal untuk Jemaah Jika Masjid Dibuka saat New Normal

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar