Ini profil 13 putra-putri Sulsel yang masuk pengurus DPP Golkar

13 putra Sulsel di DPP Golkar (terkini.id/yusventus)

Terkini.id, Makassar – Kepengurusan Golkar Akhirnya rampung setelah Munaslub yang menunjuk Airlangga Hartanto sebagai ketua umum DPP Partai Golkar. Deretan nama orang Sulsel ada di dalam SK tersebut. Tercatat, ada 13 nama. Siapa mereka?

1. Ibnu Munzir (Ketua Koordinator Bidang Kepartaian)

Ibnu Munzir adalah politisi senior dari Partai Golongan Karya (Golkar) dari Dapil Sulawesi Barat.  Ibnu sebelumnya sudah menjadi legislator di DPR-RI selama 4 periode (1997-1999, 1999-2014) dan terakhir menjabat sebagai Juru Bicara Fraksi Golkar di DPR. Ibnu dikenal sebagai tokoh Sulawesi Barat dan berperan besar dalam pemekaran dan pembentukan provinsi Sulawesi Barat ketika bertugas di DPR. Dia dilantik menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 pada tanggal 10 Januari 2016 sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) Enny Anggraeny Anwar yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Sulawesi Barat.

2. Idrus Marham (Ketua Koordinator Bidang Kelembagaan)

Pria kelahiran Pinrang ini adalah orang terakhir yang masuk dalam jajaran kabinet Kerja Jokowi-JK. Dia menjabat sebagai menteri sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa. Terakhir di Golkar, Idrus menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.

3. Nurdin Halid (Ketua Koordinator Pratama)

Nurdin Halid terakhir menjabat sebagai ketua harian DPP Golkar. Pria kelahiran Bone ini adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Ia adalah Ketua Umum PSSI periode 2003-2011 dan pernah menjadi anggota DPR-RI dari Partai Golkar pada 1999-2004. Sekarang, Nurdin Halid maju di Pilgub Sulsel dengan menggandeng Aziz Qahhar Mudzakkar.

4. Halim Kalla (Ketua Bid PP Wilayah Sulawesi I/Sulsel-Sulbar)

Halim Kalla juga dikenal sebagai aktivis politik, yang juga pernah duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada tahun 2009.

5. Ali Mochtar Ngabalin (Ketua Bid PP Wil Sulawesi II/Sulteng, Sultra)

Alumni IAIN Alauddin Makassar ini, merupakan mubaligh dan politisi Indonesia. Sebelumnya menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB), dan pernah menjadi anggota Komisi I DPR RI periode 2004-2009 dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (F-BPD) melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan II. Pada tahun 2010, Ali Mochtar keluar dari Partai Bulan Bintang dan berpindah ke Partai Golkar.

6. Emir Baramuli (Kabid PP Wil Sulawesi III / Sulut, Gorontalo)

Sebelum jadi Kabid PP Wil Sulawesi III/Sulur, Gorontalo, Emir terakhir menjabat Anggota Korprov Sulawesi. Dia merupakan lulusan Lincoln University California.

7. Rizal Mallarangeng (Wakil ketua koordinator bidang penggalangan khusus)

Rizal merupakan lulusan ilmu komunikasi di Universitas Gadjah Mada, serta lulusan S2 dan S3 bidang ilmu politik di Ohio State University, Amerika Serikat. Rizal mulai menjadi pengurus harian Partai Golkar pada 2009.

8. Andi Rio Padjalangi (Wasekjen)

Andi Rio merupakan Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar), mewakili Dapil Sulawesi Selatan II. Selain politisi, dia berlatar belakang profesi sebagai notaris.

9. Eka Sastra (Wakil Bendahara Umum)

Eka Sastra merupakan mantan aktivis HMI, lulusan Universitas Hasanuddin, namun sukses terpilih sebagai anggota DPR RI dengan Dapil Jawa Barat 3 dari Partai Golkar.

10. Syahrul Yasin Limpo (Ketua Bidang Kerawanan Sosial)

Syahrul Yasin Limpo sebelumnya menjadi Ketua DPD I Golkar. Dia adalah Gubernur Sulawesi Selatan dua periode, dan diusung oleh Partai Golkar. Dia juga pernah menjadi calon ketua umum Partai Golkar.

11. Ulla Nuchrawati (Ketua bidang Kebudayaan Daerah)

Merupakan kader Golkar yang berprofesi sebagai dokter. Lahir di Rappang, 1954 lalu. Dia adalah alumni S3 Administrasi Publik UNM Makassar, S2 Magister Manajemen Universitas Indonusa Esa Unggul-Jakarta, dan S1 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Ujung Pandang tahun 1982.

12. Erwin Aksa (Ketua Bidang Koperasi, Wirausaha dan UKM)

Erwin Aksa adalah mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Putra dari pengusaha besar Sulsel, Aksa Mahmud ini, merupakan Komisaris Bosowa Corporation.

13. Hakim Kamaruddin (Wakil Sekjen)

Hakim Kamaruddin tetap menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP Golkar. Dia merupakan politisi yang pernah ingin maju sebagai legislator DPR RI pada pileg 2014 silam.

Putra Sulsel di DPP Golkar (terkini.id/yusventus)
Berita Terkait
Komentar
Terkini