Inilah 6 mitos ‘Pamali’ orang Bugis

Pemmali menurut suku Bugis

Terkini.id, – Mitos merupakan suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi.

Begitu luasnya suatu mitos beredar di masyarakat sehingga masyarat tidak menyadari bahwa informasi yang diterimanya itu tidak benar.

Beberapa mitos yang beredar di masyarakat Bugis merupakan petanda-petanda sesuatu hal yang akan terjadi disekitar orang tersebut, dan beberapa diantaranya merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan atau jadi pantangan bagi orang bugis.┬áMitos-mitos tersebut dikenal dengan istilah “Pamali”.

Begitu kuatnya keyakinan masyarakat bugis terhadap mitos atau Pamali’ ini, sehingga mempengaruhi perilaku masyarakat. Berikut beberapa mitos tersebut.

1. Menyisakan nasi di piring

(Foto/ils)

Salah satu pamali’ yang diyakini oleh sebagian besar masyarakat bugis yakni tidak diperbolehkan menyisakan nasi di piring ketika selesai makan.

Banyak yang berpendapat, menyisakan nasi memang tidak diperbolehkan baik secara adat maupun secara agama, karena sama saja dengan menyia-nyiakan rejeki dari Tuhan.

2. Kupu-Kupu dalam rumah

(Foto/ils)

Nah, jika ada kupu-kupu yang tersesat di dalam rumah, itu artinya akan ada tamu yang akan datang dalam waktu dekat.

3. Duduk di atas bantal

(Foto/ils)

Duduk di atas bantal bisa dimaknai pantat akan bisulan. Meski sebetulnya batal memang tidak bisa diduduki lataran akan rusak, tapi bukan berarti akan kena bisul.

4. Leher belakang yang terbelah dua

(Foto/ils)

Orang Bugis mempercayai bahwa orang yang memiliki leher belakang yang terbelah berarti orangnya pelit. Meski kadang orang yang memiliki belahan di bagian leher belakangnya biasa karena lantaran Ia kurus.

 

5. Cewek berbulu lebat

(Foto/ils)

Nah, ini yang paling bahaya. Lantaran cewek yang berbulu lebat pasti akan dicap memiliki nafsu yang besar.

6. Menyetrika tengah malam

(Foto/ils)

Tindakan Menyetrika tengah malam juga tidak diperbolehkan oleh sebagian besar orang bugis.

Entah mengapa dilarang, tapi sebagian orang berpendapat menyetrika tengah malam bisa mengakibatkan kecelakaan fatal, seperti tangan yang tanpa sengaja terbakar karena terkena pinggiran setrika akibat kondisi penerangan di malam hari yang tidak cukup terang.

Komentar

Rekomendasi

Gubernur Anies Sebut Perayaan Cap Go Meh Perkuat Persatuan Warga

Cheng Ho, Bahariawan Muslim Tionghoa yang Berjasa Sebarkan Islam di Nusantara

Opera Beijing, Seni Mahakarya Tiongkok yang Diakui Dunia

Dicekal Orba, Saat Ini Barongsai Lebih Banyak Dimainkan Non Tionghoa

Tionghoa Indonesia, Asimilatif Sejak Migrasi Nenek Moyang Tiongkok ke Nusantara

Unik, Ini Sejarah Taucang Kuncir Khas Tiongkok Era Dinasti Qing

Patung Singa Khas Tiongkok, Makna bagi Masyarakat Tionghoa

Asimilasi Tionghoa Makassar Tempo Doeloe, Makan Nasi Aking hingga Binatu Keliling

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar