Inovasi Puskesmas di Makassar Berbasis Kunjungan Keluarga Layak Ditiru

Home Care Makassar
Home Care Makassar / INT

Terkini.id, Makassar – Pembangunan kesehatan di Indonesia harus diperkenalkan berupa inovasi-inovasi ke khalayak. Salah satunya yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Puskesmas Kassi-kassi sebagai Puskesmas percontohan dapat menjadi ikon yang dapat ditularkan melalui program inovatif melalui pendekatan keluarga. Standar Pelayanan Minimal (SPM) harus memberikan pelayanan yang mutlak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Naisyah Tun Azikin mengatakan, Kementerian Kesehatan RI memprioritaskan 19 provinsi dalam target pembangunan kesehatan nasional hingga tahun 2018.

“Terutama Kota Makassar,” Kata Naisyah kepada Makassar Terkini, Selasa 24 Juli 2018.

Untuk mendukung program pemerintah nasional, Kota Makassar telah melakukan sejumlah peningkatan layanan. Utamanya layanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Contohnya, kata Nasiyah, melalui Home Care terhadap penyakit berbasis perilaku. Serta Telemedicine berbasis Yankes secara online. Oleh karenanya Makassar Home Care mendapat penghargaan Top Innovation 2015 oleh Kementerian PAN RB.

Dinas Kesehatan Kota Makassar membuktikan kesiapan pembangunan kesehatan berbasis pendekatan keluarga. Melalui penghargaan sertifikasi terhadap 10 Puskesmas yang dinyatakan lulus akreditasi oleh Komisi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kemenkes RI 2015/2016.

“Kami berupaya membangun seluruh 46 Puskesmas kota agar layanan kesehatan merata,” kata Naisyah.

Untuk tingkat kota, Dinas Kesehatan Makassar menerima penghargaan atas akreditasi 10 Puskesmas.

Akreditasi Puskesmas terdiri dari 3 kategori, yakni akreditasi utama, madya, dan akreditasi dasar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini