Insiden Penyerangan di Unifa, Polisi Minta Mahasiswa Tak Terprovokasi

Terkini.id, Makassar – Polisi meminta agar mahasiswa tidak terprovokasi soal kasus penyerangan pos sekuriti Kampus Universitas Fajar (Unifa), Makassar.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan, polisi melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Karampuang, Panakkukang, telah mengimbau mahasiswa tidak terpengaruh atau terpancing dengan isu-isu tentang kejadian tersebut.

“Tindakan semacam itu dapat merugikan diri pribadi atau kampus. Jadi mahasiswa harus tetap menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian agar pelakunya dihukum sesuai dengan perbuatannya,” ujar Bripka Ahmad Halim, Selasa 3 Desember 2019.

Penyerangan di Kampus Unifa, Makassar, terjadi pada Senin 2 Desember sekitar pukul 22.15 Wita.

Para pelaku yang bersenjata tajam jenis parang menyerang pos sekuriti serta parkiran motor.

“Sudah 4 orang tersangka dan sedang kita proses hukum di Polsek Panakkukang,” katanya.

Terkait penangkapan para tersangka, para mahasiswa menyambut baik kesigapan polisi dan menyampaikan rasa terimakasih saat salah satu korban mahasiswa dirawat di RS Ibnu Sina, Jl Urip Sumoharjo.

“Pihak teman-teman dari korban mahasiswa Unifa Fakultas Teknik mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisan yang telah menangkap beberapa orang yang telah melakukan pemarangan terhadap korban,” katanya.

Komentar

Rekomendasi

PII Pusat Gelar Rapat Pleno Awal Tahun di Gedung Griya Rekayasa Indonesia

Sikapi Isu Lingkungan, Makassar Digital Valley Bikin Program Spesial ‘Green Network’

Kondisi TPI Paotare Memperihatinkan, Ini Rencana Pemkot Makassar

Dokumen Ini Jadi Hambatan Penindakan Gudang Dalam Kota di Makassar

NasDem Akan Gelar Turnamen Mobile Legends dan PUBG di Makassar

Pelantikan 3 Perusda Menunggu SK Pemberhentian Calon Direksi sebagai Pengurus Partai

Danny Pomanto Didorong Maju Jalur Perseorangan di Pilwali Makassar

KPU Makassar Buka Pendaftaran Calon PPK, Dilakukan Secara Online

Tak Mampu Capai Target, Bukti Sebut PD Parkir Makassar Raya Tak Berdaya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar