Intip 4 Langkah Sehat Awak Pesawat

Awak Kabin Pesawat Garuda Indonesia
Awak Kabin Pesawat Garuda Indonesia

Terkini.id,– Seberapa banyak dari kita yang memasukkan ‘hidup lebih sehat’ ke dalam resolusi tahun 2018? Diniatkan di awal tahun, lalu terhenti di beberapa minggu pertama dan terbengkalai hingga akhir tahun. Anda tidak sendiri. Memang bukan perkara mudah untuk menjalankan pola hidup sehat setiap hari. Banyak hambatan (yang umumnya datang dari diri sendiri), mulai dari malas, kesibukan/waktu yang tidak mungkin, enggan memulai atau memang menganggap tidak penting. Butuh niat dan kesadaran dari diri sendiri.

Kaum milenal harusnya mulai menyadari bahwa sudah saatnya menjadikan hidup sehat sebagai gaya hidup. Mengerti asupan gizi yang seimbang dan olah raga yang tepat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik, tidak hanya sehat. Namunm juga produktif. Tidak terkecuali awak pesawat.

Profesi yang identik dengan bepergian, pindah dari satu kota (atau mungkin negara) dalam waktu yang singkat. Mengharuskan untuk selalu terlihat prima di setiap kesempatan. Pramugari/Pramugara dituntut untuk selalu terlihat bugar dan sempurna, di penerbangan pagi, siang atau dini hari sekalipun.

Lantas, bagaimana cara mereka menjalankan gaya hidup sehat di tengah waktu kerja yang anomali ini? Perlahan menjelma menjadi makhluk nokturnal. Bicara mengenai nokturnal, banyak sekali rekan-rekan awak kabin yang menyebut dirinya nokturnal. Terlebih mereka yang terbiasa menjalankan penerbangan rute internasional (umumnya rute ini terbang mulai dini hari).

Tapi nyatanya secara fisiologis manusia tidak dirancang sebagai menjadi makhluk malam. Yang dapat terus aktif dan produktif di malam hari. Kebiasaan atau tuntutan untuk begadang, disertai jam tidur yang kurang, disertai jetlag berhari-hari dapat mengikis kesehatan secara perlahan tapi pasti. Dalam jangka waktu panjang, akan berkontribusi memberikan dampak yang lebih buruk lagi. Lalu bagaimana awak kabin mensiasatinya?

Kalkulasi Sebelum Konsumsi

Kebutuhan kalori setiap orang berbeda, tergantung dari jenis kelamin, usia dan aktivitas. Ada banyak rumus di luar sana untuk menghitungnya. Rata-rata pria di usia produktif membutuhkan energi 2725 kkal per hari dan wanita membutuhkan energi 2250 kkal perhari. Waktu kerja yang tidak biasa, tentu membuat tubuh awak pesawat menjadi bingung. Kapan saatnya sarapan, makan siang atau makan malam. Terkadang semua dijadikan satu. Kebiasaan makan hanya karena lapar tanpa memperhitungkan kalori tentu tidak baik. Terlebih lagi saat terbang keluar kota, menu yang enak dan aman selalu menjadi pilihan. Kami menyebutnya nasi padang. Menu yang tidak akan salah dari segi rasa, namun jika dikonsumsi setiap hari akan menyumbang kadar kolesterol cukup tinggi. Prinsip dalam mencukupi kebutuhan energi yaitu seimbang.

Mengetahui berapa kebutuhan energi per hari dapat menjaga kesehatan. Untuk itu biasakan menghitung jumlah kalori setiap makanan. Tidak sedikit dari awak pesawat yang membawa bekal sendiri saat bertugas. Misalnya membawa oatmeal atau granola sebagai menu sarapan. Tidak hanya perhitungan kalori yang tepat, namun aktivitas sarapan penting karena memiliki segudang manfaat. Sarapan memberi otak kita bahan bakar, sehingga kita lebih fokus dan berkonsentrasi dalam bekerja. Seorang penerbang tidak akan melewatkan sarapan paginya.

Kulari Ke Pantai

Awak pesawat menyempatkan diri untuk selalu berolahraga, kebugaran dan menjaga berat/bentuk badan untuk selalu ideal adalah sebuah kewajiban. Tahukah Anda bahwa seorang pramugari harus terus menjaga bentuk tubuhnya untuk sama persis ketika Ia pertama kali terbang. Meskipun usianya sudah bertambah berkali lipat. Saat bermalam di luar kota, fasilitas gym yang disediakan hotel selalu dimanfaatkan sebaik mungkin.

Lari sejenak di treadmill sambil menikmati kota Surabaya dari ketinggian, berjalan kaki menyusuri bibir pantai di belakang hotel Sanur, atau bersepeda menikmati jalanan yang lengang di Malioboro adalah pilihan untuk menjaga kebugaran tubuh. Menemukan cara lain agar olahraga terasa seru dan tidak membosankan. Bagaimana saat sedang libur? Sebenarnya ada banyak cara, rajin berjalan kaki dan menerapkan 10.000 langkah perhari sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun bersyukurlah bagi kita yang hidup zaman sekarang. Aktivitas olahraga mulai bergeser menjadi lebih seru dan penuh gaya. Jika dulu orang-orang harus pergi ke lapangan untuk berlari atau ke stadion untuk berolahraga. Kini aktivitas olahraga tidak membosankan seperti dulu.

Pusat kebugaran hadir di banyak mall atau pusat pembelanjaan. Desain bangunan yang bagus, tata cahaya yang indah seperti klub malam, musik bertempo cepat disertai akustik ruangan terbaik, pilihan kelas olahraga yang banyak. Membuat olahraga menjadi lebih menyenangkan, siapa sangka kita dapat olahraga sekaligus nongkrong di waktu yang sama. Tidak hanya mendapat tubuh yang sehat, tidak menutup kemungkinan kenalan baru. Briliant sekali.

Tidur

Jangan anggap sepele dengan waktu tidur. Sebuah penelitian menyebutkan resiko kematian lebih banyak terjadi pada mereka yang tidur kurang dari lima jam. Idealnya kita tidur 7-8 jam setiap harinya. Aktifitas alamiah ini disamping memberikan ketenangan / rileks, tetapi juga memberikan waktu bagi otot dan pikiran untuk beristirahat. Tidur bukan perkara mudah untuk awak pesawat. Sebagian besar penerbangan dimulai pada pagi hari, itu artinya sebelum subuh awak pesawat sudah harus berada di pesawat untuk bersiap. Seperempat malam mereka sudah terjaga dan bersiap untuk terbang. Melewatkan waktu tidur, waktu di mana otot dan pikiran mereka beristirahat. Lalu bagaimana mengatasinya?

Cara yang paling mudah adalah dengan mengatur mundur waktu tidur. Jika harus bersiap pukul 2 dini hari, maka tidurlah jauh lebih awal. Jauhkan gawai dari jangkauan, matikan televisi, berusahalah untuk tidur. Ada banyak cara untuk membuat diri kita menyerah untuk kemudian tidur.

Positif

Pada akhirnya untuk menjawab bagaimana menjadikan tubuh dan pribadi yang sehat, hanya ada satu jawaban: berpikir positif. Kita sering mendengar ungkapan, ‘Berpikirlah positif maka hal positif lainnya akan datang’. Atau ‘Apa resepnya agar selalu sehat dan awet muda? Berpikirlah positif’. Klise, tapi begitulah sebenarnya. Ketika kita berpikir positif, maka secara tidak langsung kita sudah berusaha menjauhkan diri dari stress.

Bagaimana seseorang bisa sehat jika dirudung stress? Selalu tengang, fokus dan waspada yang berlebihan, panik dan adrenalin terpacu kencang. Sementara ketika kita berusaha untuk tenang, berpikir positif. Maka energi positif yang muncul, hormon endorfin terpacu dan membuat anda lebih rileks. Hormon endorfin terpicu saat kita melalukan aktifitas, hobi atau rutinitas yang kita sukai. Seperti bersepeda, menari, bermusik atau kegiatan fisik lainnya. Sama halnya ketika kita mencintai pekerjaan kita, menyukai apa yang kita lakukan. Rasa senang, pikiran positif dan pribadi yang sehat perlahan sedang dibentuk. Maka di saat stres atau sedang sedih ditinggal kekasih, jangan biarkan diri Anda larut terlalu lama. Lakukanlah sesuatu yang bisa membuat Anda merasa lebih baik.

Dalam bingkai pekerjaan Awak Kabin atau profesi apapun itu, perlu mencintai dan menjalankan pekerjaan penuh suka cita. Mencintai pekerjaan kita. Dalam pekerjaan ada nilai ibadah di dalamnya. Boleh saja ada yang berkomentar mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Pola hidup sehat di atas hanyalah sebagian kecil dari ide yang bisa kita pilih. Namun sehat itu sendiri adalah ketika kita dapat mencintai diri kita sendiri, mampu berterima kasih kepada tubuh kita. Sehingga kita sadar. Patut merawatnya sebaik mungkin, menjaga dan memberikan yang terbaik padanya. Jadi, mulai hidup sehat di tahun ini? ““take care of your body. it’s the only place you have to live in.” ― Jim Rohn​ (Entrepreneur, author)

Penulis :

Adhi Rosseno (Pramugara Garuda Indonesia)

Komentar

Rekomendasi

Ini Cara Menghindari Virus Corona ala Johns Hopkins University, Kampus yang Sudah Prediksi Covid-19 di RI

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah di Tengah Wabah Corona

Gambar Ini Menunjukkan Mengapa Cuci Tangan Harus 30 Menit

Direktur RS Batara Siang Pangkep Imbau Masyarakat Tak Panik Terkait Virus Corona

Bubbling Plus Surprise: Inovasi Produk Kesehatan Kini Hadir Di Kota Makassar

Pasien Virus Corona Bisa Sembuh Meski Belum Ada Obatnya, Asalkan…

Kemenkes Beberkan Langkah Pencegahan Penyebaran Virus Corona Masuk ke Indonesia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar