Intip cara sukses memulai usaha kecil

Berwiraswasta tidak mudah membalik telapak tangan. Diperlukan kerja keras dan niat untuk maju, sekaligus kecermatan terkait strategi dan peluang menangkap kesempatan bisnis. / Foto: Ist

Terkini.id, – Ada pepatah lama yang mungkin masih relevan di kekinian, “Lebih baik menjadi kepala semut ketimbang ekor gajah”. Bagi para pengusaha ini ada benarnya. Berwirausaha memang sangat menggoda, pasalnya pundi-pundi dari usaha berdagang bisa dengan cepat masuk ke tabungan personal orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh.

Namun, berwiraswasta tidak semudah membalik telapak tangan. Diperlukan kerja keras dan niat untuk maju, sekaligus kecermatan terkait strategi dan peluang menangkap kesempatan bisnis.

Selain kecerdasan, diperlukan integritas. Integritas ini pernah dikemukakan Komisaris Utama BPR Hasamitra Yonggris Lao sebagai salah satu tiang usaha. “Tanpa integritas, niscaya perusahaan tidak akan mendapat kepercayaan nasabah (publik). Apalagi, dalam bisnis perbankan, integritas dapat dikatakan modal utama sebuah bank,” demikian pengusaha asal Makassar ini memotivasi beberapa waktu lalu.

Membangun usaha kecil gampang-gampang sulit. Sehingga butuh kebijaksanaan untuk mengelolanya. Foto : Ist

Kalau berkaca terhadap kesuksesan pendiri Microsoft Bill Gates atau pendiri Facebook Mark Zuckenberg, pasti orang bakal tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tetapi sadarkah, mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil. Tidak ada seorang pun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan rupiah, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang dan berharap mendapatkan jackpot, justru bakalan terpuruk. Intinya, semua perusahaan besar itu dimulai dari bawah.

Menarik untuk Anda:

Berikut beberapa aturan untuk memulai usaha kecil. Ini lebih untuk membuat calon pengusaha menyadari kenyataan yang ada, ketimbang ekstrem mengejar impian terdahsyat dalam berbisnis.

1. Bersikap Realistis

Berbisnis harus realistis. Foto : Istimewa

Untuk itu, seorang pengusaha pemula dituntut untuk lebih bersikap realistis. Ini berarti saat membuat model bisnis, diingatkan untuk selalu melihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang dikehendaki, lalu pelajari secara cermat.

2. Mencari Mitra
Selain itu, dipesan untuk mencari mitra. Ini berarti seseorang diingatkan untuk tidak menginvestasikan uang sendiri secara jor-joran. Pasalnya, kebanyakan bisnis adalah usaha yang berisiko. Dengan menggandeng partner, topangan modal usaha akan menjadi lebih ringan karena terbagi dan tidak memberatkan satu personal saja.

3. Rekrut Karyawan dengan Hati-hati
Rekrut karyawan dengan baik. Ini berarti tanpa mempedulikan ukuran usaha yang dirintis, proses rekrutmen juga harus dilakukan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan menjadi salah satu unsur penting dalam perusahaan. Sebab, sangat disayangkan apabila visi dan misi perusahaan bagus, tetapi tidak mendapat dukungan dari karyawan yang tidak memiliki kinerja cemerlang. Justru, hal ini akan merintangi kemajuan perusahaan.

4. Hitung Biaya – biaya

Hitung biaya-biaya untuk mempertimbangkan membuka usaha kecil. Foto : Ist

Ketahui angka dasar, ini berarti seorang pengusaha pemula harus mengetahui berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha, mulai sewa toko, listrik, asuransi karyawan, hingga soal pajak. Dengan berhitung soal itu, berarti seorang pengusaha sudah mulai berpikir visioner untuk planning perusahaannya.

5. Manfaatkan Teknologi Terkini
Gunakan teknologi terkini. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

6. Jaga Hubungan Baik
Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier sebaik mungkin, seperti halnya memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan, atau bahkan demi menjaga hubungan baik serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat “memahami” keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan bonus-bonus khusus.

7. Jalankan Bisnis dengan Serius

Jalankan bisnis dengan serius untuk mendapatkan pundi-pundi yang selalu meningkat. Foto : Ist

Jadilah perusahaan yang terbaik. Seorang pengusaha tidak boleh setengah-setengah. Setiap hal yang dilakukan untuk klien haruslah yang terbaik. Apapun yang dijual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan “word of mouth” akan menyebar. Sehingga, perusahaan akan mendapat promo gratis lantaran kualitas yang diberikan selama ini dipuji dan disukai pelanggan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terungkap Strategi Perbankan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Komitmen Jaga Kualitas, XL Lakukan Penguatan Jaringan di Kawasan Industri

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar