Irjen Fadil Imran, Polisi Makassar yang Pernah Bongkar Akun Muslim Cyber Army Jadi Kapolda MetroJaya

Fadil Imran

Terkini.id, Jakarta – Secara mengejutkan, Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana dari Jabatannya pada Senin 16 November 2020 kemarin.

Menariknya, Kapolri menunjuk Irjen Pol Mohammad Fadil Imran untuk menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana.

Hal itu usai pengumuman resmi yang disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri pada Senin 16 Juni 2020.

Penggantian jabatan itu diketahui akibat tidak tegasnya Kapolda dalam menegakkan Disiplin Protokol Kesehatan di daerahnya.

Sebelum ditugaskan menjadi Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Siapa Irjen Pol Fadil Imran?

Menarik untuk Anda:

Melansir dari wikipedia, Fadil Imran merupakan alumni Akademi Polisi (Akpol) 1991 yang berpengalaman di bidang reserse.

M Fadil Imran dilahirkan di Makassar, Sulawesi Selatan 51 tahun lalu. Dia memiliki rekam jejak menduduki beberapa jabatan penting di Polri.

Beberapa posisi yang pernah dia duduki antara lain mulai dari Polres KP3 Tanjung Priok, Polres Kepulauan Riau, Polres Metro Jakarta, Polda Metro, hingga Mabes Polri.

Pada tahun 2008, Fadil Imran pernah menjabat sebagai Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pada tahun yang sama, ia kemudian menjabat sebagai Kapolres KP3 Tanjung Priok.

Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 2009, ia menjabat Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya.

Setelah tiga tahun menjabat, pada tahun 2011, Imran dimutasi untuk menduduki jabatan Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri.

Masih pada tahun yang sama, ia kemudian menduduki jabatan Direktur Ditreskrimum Polda Kepri.

Kemudian, pada tahun 2013, ia menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Dua tahun kemudian, pada 2015, ia dipindah untuk menduduki jabatan Analis Kebijakan Madya (Anjak Madya) Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Pada tahun 2016, ia menjabat sebagai Direktur Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Prestasi

Beberapa prestasi Imran di antaranya berhasil membongkar kasus pembajakan film Warkop DKI Reborn, dan membekuk satu orang pelaku, berjenis kelamin wanita berinisial P (31).

Masih pada tahun yang sama, ia bergeser untuk menjabat sebagai Wakil Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Setahun kemudian, ia menjabat sebagai Dirtipid Siber Bareskrim Polri (2017) dan berhasil membongkar kasus besar yang berkaitan dengan organisasi siber terorganisir Muslim Cyber Army (MCA) pada Februari 2018 silam.

Dan pada tahun 2019, Imran menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahli Sosbud) Kapolri Jendral Idham Aziz hingga tahun 2020, sebelum akhirnya dimutasi menjadi Kapolda Jatim pada bulan Mei 2020 lalu.

Copot Kapolsek

Saat menjabat Kapolda Jatim, Irjen Fadil pernah mencopot Kapolsek.

Saat itu kapolsek tertidur saat rapat koordinasi evaluasi PSBB bersama Wali Kota Surabaya di Gedung Sawunggaling Pemkot Surabaya, Jumat 21 Mei 2020 siang.

Awalnya, Fadil tengah menjelaskan terkait penanganan Covid-19.

Namun, penjelasan Fadil tiba-tiba berhenti saat melihat seorang kapolsek tertidur.

Fadil kemudian menegur keras kapolsek tersebut dan memintanya keluar dari ruang rapat.

“Kamu jangan tidur kamu kapolsek, jangan tidur ya. Kamu keluar aja keluar. Eh Karo SDM ganti, kapolsek mana ini,” ujar Fadil seperti dikutip dari Kompas TV, Minggu 23 Mei 2020.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terungkap Harapan Menteri Perhubungan di HUT ke-28 PT Pelindo

Satu Pesawat dengan Edhy Prabowo, Peran Ali Ngabalin di Kasus Suap Impor Ditelisik KPK

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar