Istrinya dilecehkan, eks pengacara Jessica resmi lapor oknum perawat ke polisi

Terkini.id – Sempat viral di media sosial, pengacara Yudi Wibowo resmi melaporkan oknum perawat pria yang bekerja di sebuah rumah sakit internasional Surabaya, ke Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya.

Dalam video yang beradar itu, sang wanita yang menjadi korban pelecehan merupakan istri dari mantan pengacara Jessica Wongso itu. Ia sangat menyesalkan prilaku oknum perawat yang melakukan pelecehan itu.

“Betul itu istri saya, dia sakit kandungan dan operasi di RS National Hospital,” kata Yudi Wibowo kepada wartawan dikutip dari Tempo.co.id, Kamis 25 Januari 2018.

Yudi mengaku sejak peristiwa itu, istrinya sangat terpukul. Ia pun menyesalkan mengapa rumah sakit tak memberi perawat perempuan.

“Istri saya terpukul, psikisnya terganggu dan stres berat. Diajak orang bicara nggak konsentrasi, ngalor ngidul. Rumah sakitnya juga salah, seharusnya diberi perawat perempuan. Kenapa diberi perawat laki-laki?”

Meski si perawat akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf, Yudi memutuskan tetap menuntut keadilan.

Sementara itu laporan Yudi atas dugaan pelecehan seksual terhadap istrinya telah masuk ke kepolisian.

“Korban telah melaporkan kepada kami. Kami akan mengusutnya. Kami sudah mengkonfirmasi kepada pelapor,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Sebelumnya, sesuai prosedur, sang istri berinisial W, 32 tahun, dipindahkan dari kamar operasi menuju ruang pemulihan.

Dalam keadaan setengah sadar, seorang perawat laki-laki berinisial J menyeret ranjangnya. Disitulah oknum perawat melakukan pelecehan.

Dalam videonya, wanita tersebut dikelilingi oleh kerabat dan suster di sebuah ruangan salah satu rumah sakit.

Sembari tersedu-sedu, pasien wanita tersebut menuturkan sesaat setelah kejadian pelecehan berlangsung, ia tak bisa tidur dan makan.

“Ngaku kamu. Kamu remas pu** dua kali. Ngaku kamu!,” kata pasien wanita itu dalam video yang beredar.

Hingga berita ini ditulis, pihak RS National Hospital belum bersedia memberikan keterangan resmi.

Komentar

Rekomendasi

Belum Cukup Setengah Hari, 38 Orang Dimakamkan karena Corona di DKI Jakarta

Pemprov Sulsel Kaji Dampak Korona di Industri Pariwisata dan Ekraf

Bupati Morowali Utara Meninggal di Makassar, Sempat Dites Covid-19

Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia di RSUP Wahidin Makassar

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar