Makassar Terkini
Masuk

Isu RI Buka Hubungan dengan Israel, Kemlu: Indonesia Bersama Rakyat Palestina Terus Perjuangkan Keadilan

Terkini.id, Jakarta – Dalam beberapa waktu terakhir banyak negara di wilayah Timur Tengah telah mulai melakukan normalisasi hubungan formal dengan Israel. Seperti Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan dan Maroko. Hubungan diplomatik tersebut muncul akibat adanya keterlibatan Amerika Serikat (AS).

Dalam kunjungan ke Jakarta pada pekan lalu, Menteri luar negeri (Menlu) AS Anthony Blinken dikabarkan meminta Indonesia agar menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah, mengatakan bahwa Blinken memang sempat melemparkan isu ini kepada Menlu RI Retno Lestari Priansari Marsudi. Namun Retno menyatakan bahwa hal itu masih sulit terwujud karena komitmen Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina.

“Isu Israel muncul disampaikan oleh Menlu Blinken pada pertemuan dengan Menlu RI saat kunjungan ke Jakarta,” kata Teuku.

Lanjut “Menlu RI sampaikan posisi konsisten Indonesia terhadap Palestina bahwa Indonesia akan terus bersama rakyat Palestina memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan,” ungkap figur yang juga pernah menjadi Dubes RI untuk Kanada tersebut.

Sebelumnya kabar dialog normalisasi ini dikabarkan oleh beberapa pejabat Israel. Dalam laporan media AS Axios, otoritas Negeri Yahudi itu menyebut rencana ini tidak dapat diwujudkan dalam waktu dekat. Dilansir dari CNBC. Minggu, 26 Desember 2021.

AS sendiri tidak memberikan tanggapannya secara langsung untuk membenarkan hal ini. Meski begitu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price berujar Washington selalu ingin menggarap peluang normalisasi dengan Israel.

“Kami selalu menjajaki peluang tambahan untuk normalisasi, tetapi kami akan membiarkan diskusi itu tertutup sampai saat yang tepat,” katanya.

Isu normalisasi RI-Israel bukan pertama kali mencuat. Pada awal tahun lalu sebuah laporan mengatakan bahwa pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump sedang mencoba menjajaki peluang ini.

Trump bahkan mengiming-imingi pembiayaan tambahan. Apalagi jika RI melunak dan mau membuka hubungan diplomatik dengan Tel Aviv.