Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik Per Januari 2020, Bagaimana Cara Berhenti Jadi Peserta?

Terkini.id, Jakarta – Mulai 1 Januari 2020 mendatang, iuran BPJS Kesehatan bakal naik. Tidak sedikit masyarakat yang merasa lebih baik berhenti dan memilih jenis asuransi kesehatan lain, seperti asuransi swasta.

Nah, bagaimana cara untuk berhenti jadi peserta BPJS kesehatan?

Untuk diketahui, iuran BPJS Kesehatan akan naik di bulan Januari tahun depan.

Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) / Peserta Mandiri: Kelas 3: naik dari Rp25.500 menjadi Rp42.000 per jiwa; Kelas 2: naik dari Rp51.000 menjadi Rp110.000 per jiwa; Kelas 1: naik dari Rp80.000 menjadi Rp160.000 per jiwa.

Mungkin Anda menyukai ini:

Perlu diketahui, BPJS Kesehatan sebenarnya adalah program nasional yang wajib diikuti oleh seluruh WNI.

Baca Juga: Ini Layanan ‘Jarak Jauh’ BPJS Kesehatan Makassar di Era New...

Hal ini diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Lalu bagaimana cara berhenti dari BPJS Kesehatan? apakah bisa?

Dikutip dari laman BPJS Kesehatan, setiap warga negara wajib memiliki BPJS Kesehatan, meskipun yang bersangkutan sudah memiliki jaminan kesehatan lain.
Tak boleh warga negara Indonesia tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Asuransi BPJS Kesehatan Bisa Tetap Aktif Meski Nunggak 2 Tahun,...

“Paling lambat tahun 2019 seluruh penduduk Indonesia sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dilakukan secara bertahap,” begitu keterangan yang dikutip dari BPJS Kesehatan.

Cara berhenti dari kepesertaan BPJS Kesehatan adalah ketika yang bersangkutan meninggal dunia.
Dengan kata lain, untuk menonaktifkan status kepesertaan BPJS Kesehatan tidak dapat dilakukan.

Jika telat membayar iuran, secara otomatis status kepesertaannya menjadi tidak aktif. Meskipun status kepesertaan dinonaktifkan, ini bukan berarti peserta lepas dari kewajiban iuran bulanan. Pada akhirnya Anda juga harus membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Bagikan