Jadi Korban Longsor Papua, Ini Sosok Ira Herawati di Mata Keluarga di Soppeng

Ira Herawati (34), bersama tiga anaknya, Zakir (9), Muhammad (7), dan Salman (1) semasa hidup.(ist)

Terkini.id, Soppeng – Ira Herawati bersama tiga putranya meninggal dunia akibat tertimbun longsor dalam bencana yang terjadi di Jayapura Papua, beberapa waktu lalu.

Kejadian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban longsor yang berada di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Pihak keluarga pun cuma bisa mengikhlaskan kepergian korban, apalagi korban juga sudah dikebumikan.

Ira Herawati di mata keluarganya di Soppeng, dikenal sebagai sosok yang baik, pendiam dan penyayang.

Salah satu keluarga Ira Herawati menyebut, ibu tiga anak itu merantau ke Papua dan meninggalkan Soppeng bersama orang tuanya sejak masih kecil.

Hal itu diungkap sepupu korban, Kasmini, warga Paningcong, Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng.

Dia mengatakan, pihak keluarga merasa kehilangan. Menurutnya, meski korban jarang pulang ke Soppeng, namun komunikasi selama ini tetap lancar.

“Almarhumah terakhir kali pulang ke Soppeng dua tahun lalu. Saat itu dia datang bersama keluarganya saat ada acara hajatan, di mata kami juga almarhum sangt baik kepada keluarga,dia juga itu pendiam dan penyanyang,” ungkap Kasmini.

Kasmini menceritakan, saat malam kejadian korban bersama anak-anaknya tertidur pulas di kamar depan lantai dua rumah yang mereka huni.

Sedangkan kedua orang tuanya, Hj Salama-Buhera dan suami korban, Kahar serta adik-adiknya juga berada di rumah itu.

“Korban tertidur di kamar depan saat kejadian. Dan tidak sempat menyelamatkan diri karena tertimpa lemari kaca yang hancur tertimbun longsor. Keluarga lain sempat menyelamatkan diri di tengah malam gelap gulita akibat mati lampu,” tambahnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Kerusuhan 22 Mei, Enam Orang Tewas

Terkini.id, Jakarta - Apa yang menjadi kekhawatiran banyak pihak pada 22 Mei 2019 benar-benar terjadi.Pihak pemerintah mencatat, sudah 6 orang tewas akibat kerusuhan yang