Jaga Kekompakan, Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Gelar Reuni di Bandung

Teknik Unhas
Alumni Teknik Unhas angkatan 1987

Terkini.id, Makassar – Dalam rangka menjaga tali silaturahim dan kekompakan, Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 1987 menggelar reuni angkatan di Bandung, Jawa Barat, selama 3 hari sejak Jumat hingga Minggu, 7-9 Februari 2020.

Ketua Panitia, Ir. Andi Sofyan mengatakan, setiap semester angkatan 87 selalu mengagendakan reuni.

“Semester 2 tahun lalu, kami laksanakan tangal 16-18 November di Batam,” ujar Andi Sofyan.

Adapun rundown kegiatan reuni tersebut yakni pada Jumat (7 Februari 2020) mulai pukul 14.00 WIB, registrasi dan pembagian jaket sesuai daftar isian.

“Untuk Sabtu (8 Februari 2020) mulai jam 7.00 -16.00 WIB tour to ciwidey dress code kaos warna merah plus jaket hodie. dan pukul 19.00 WIB Ramah Tamah, kelong-kelong, dan turnamen Domeng dengan dress code hitam,” ujar Andi Sofyan.

Menarik untuk Anda:

Sementara pada Minggu (9 Februari 2020), pihaknya menggelar Car Free Day di kawasan Dago, Bandung, yang dimulai pada pukul 07.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Perencanaan dan Lembangunan Infrastruktur Migas ESDM Ir. Alimuddin Baso, Kadiv EBTKE PLN Zulfikar Manggau, Direktur Apeksindo Ir Ramdha Rivianti Rivai, Account Manager Slumberche Indonesia Ir Hamjaya Ilham, Pengurus IKA Teknik Sumatera Ir La Nawi, dan Ketua Ikatan Sarjana Perkapalan Ir Andi Patonangi.

Sementara itu, Sapri Pamulu selaku Pengarah Acara Reuni tersebut mengatakan, kegiatan reuni Alumni Teknik angkatan 1987 ini dihadiri oleh 40-an alumni yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.

“Kami alumni Teknik Unhas angkatan 87 berkomitmen untuk rutin melakukan silaturahmi dan meng-eratkan persahabatan,” kata Sapri kepada media, Sabtu, 8 Februari 2020.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tes Usap Massal di Kecamatan Makassar, Naisyah: Tidak Capai Target

Aktivis Perempuan Nilai Fatmawati Rusdi Figur Jempolan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar