Jaksa prioritaskan usut Fasum Kecamatan Manggala

Ruku berdiri diduga memakai lahan Fasum yang terdapat di wilayah Manggal. / Herman Kambuna

Terkini.id, Makassar – Penyidik Kejaksaan Negeri Makassar memprioritaskan mengusut kasus fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) milik Kota Makassar yang bermasalah.

Sebanyak 464 fasum fasoso, satu diantaranya disebut-sebut masuk dalam bidikan jaksa yakni fasum yang ada di Kecamatan Manggala.

“Semua kita akan usut tak ada kecuali karena tujuan kita bagaimana aset Makassar itu nantinya bisa diselamatkan dan betul betul dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar Alham, Jumat 11 Agustus 2017.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan tahap pengumpulan bahan keterangan (ulbaket) dan menunggu dokumen pendukung dari tim pansus DPRD Makassar.

“Jika itu sudah ada kita kembali akan pelajari lebih dalam apakah nantinya layak ditingkatkan ke penyelidikan atau masih dibutuhkan bukti lengkap ,”jelas Alham.

Ia berharap upaya penyelidikan yang dilakukan Kejari Makassar kedepannya mendapat dukungan penuh seluruh pihak.

Dari data yang dihimpun, fasum yang ada di Kecamatan Manggala diketahui berupa 8 titik open spice (taman terbuka), 1 titik lahan ruang terbuka hijau ( RTH) yang saat ini menjadi PDAM IPA III, 2 bangunan masjid, lahan yang saat ini ditempati  Kantor Polsek Manggala, 2 bangunan Sekolah Dasar yang terdapat di Blok 1 dan Blok 7, sebuah lahan yang dibangun kantor Lurah Manggala.

Baca :ACC sebut ada oknum pejabat terlibat kasus Fasum-Fasos

Selanjutnya sebuah lahan yang terbangun Puskesmas, 2 titik lahan yang diatasnya terdapat gereja, lapangan olahraga dan terakhir sebuah lahan yang diatas terdapat bangunan ruko dimana sebelumnya diperuntukkan untuk Posko Pemadam Kebakaran (Damkar).