Jika Ada Pelanggaran, Panwaslu Bantaeng Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang

Ratusan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan diri Forum Masyarakat Pemerhati Demokrasi kembali berunjuk rasa di Kantor Panwaslu Kabupaten Bantaeng

Terkini.id, Bantaeng – Ratusan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan diri Forum Masyarakat Pemerhati Demokrasi kembali berunjuk rasa di Kantor Panwaslu Kabupaten Bantaeng, Jalan Cakalang, Sabtu, 30 Juni 2018.

Aksi massa ini dipimpin oleh Muh Sabran Dahlan (Sekretaris PKB Bantaeng), guna menyikapi pelaksanaan Pilkada Bantaeng yang dinilai banyak terjadi pelanggaran.

Pengunjuk rasa mendesak Panwaslu segera mengeluarkan rekomendasi untuk pemilihan dan pemungutan suara ulang di Kabupaten Bantaeng.

Selain itu massa juga mendesak untuk mendiskualifikasi paslon yang melakukan kecurangan seperti melakukan money politics yang saat ini ditangani sentra Gakumdu, kampaye terselubung di luar jadwal kampanye, dan juga melibatkan anak dibawah umur saat memilih.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bantaeng, Muh Saleh, yang menemui pengunjuk rasa mengatakan bahwa seluruh laporan yang diterima terkait pelanggaran pemilu sementara di proses.

Olehnya itu pihaknya meminta kepada pengunjuk rasa agar kiranya membawa bukti dan saksi yang kuat yang bisa dijadikan dasar Panwas untuk bertindak.

Panwas telah memanggil pihak KPUD dan Dukcapil

Terkait pemilih ganda, Panwas sendiri telah memanggil pihak KPUD dan Dukcapil, dan bila nantinya terbukti ada pelanggaran maka pihaknya akan merekomendasikan pemungutan suara ulang.

“Jangan ragu, Panwas akan bertindak bila memang terbukti terjadi pelanggaran,” ujar Muh Saleh di hadapan pengunjuk rasa.

Sekitar pukul 15.30 Wita, aksi unjuk rasa bubar dengan tertib dan dikawal sedikitnya dua ratus personil dari Brimob Polda dan Personel Polres Bantaeng sendiri.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bantaeng

Sekolah di Bantaeng Segera Jadi Rujukan Nasional

Terkini.id, Bantaeng -- Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai menandatangani perjanjian kerja sama penerapan Lighthouse School Program (LSP) bersama Putra Sampoerna Foundation.Program LSP ini segera diterapkan