Jokowi Masukkan RMS dalam Video Vlog yang Membahas PLTB

Terkini.id, Makassar – Presiden Jokowi tak henti hentinya mengapresiasi kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang baru saja ia resmikan di Kabupaten Sidrap, Senin 2 Juli 2018.

Terbaru, rupanya saat meresmikan PLTB di sana, Presiden Jokowi melakukan vlog sambil merekam suasana kincir angin. Video berdurasi 2 menit lebih itu juga terlihat Presiden mengajak Bupati Sidrap Rusdi Masse untuk ‘ngevlog’ bersama dirinya.

Sebelumnya, saat dia meresmikan pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia ini, Jokowi menyebutnya serasa sedang berada di Belanda.

“Kok serasa di Belanda ini, kaya di Eropa tapi ternyata di Sidrap,” kata Jokowi saat memberikan sambutan peresmian PLTB Sidrap 2 Juli 2018.

Vidio vlog berdurasi 02.11 menit tersebut dibuka dengan putaran baling baling kemudian wajah Presiden Jokowi muncul bersama Bupati Sidrap Rusdi Masse, Dirut PLN.

Sudah Diposting

Baca juga:

Video ini telah diposting melalui akun sosial media Jokowi Rabu 4 Juli 2018.

Dalam video tersebut Jokowi mengajak RMS untuk berbicara melalui telpon genggam miliki presiden yang ia rekam sendiri.

“Pak Bupati Sidrap” begitu Jokowi mengajak RMS lalu presiden RI ini mengarahkan hapenya ke RMS yang sedang berdiri si sampingnya.

“Terima kasih pak presiden. Ini kebanggaan buat masyarakat Sidrap, Pak. terima kasih atas peresmian ini,” ujar Rusdi Masse.

Bukan kali pertama Presiden Jokowi melakukan vlog saat ke daerah. Namun jika melihat beberapa vlog yang beredar, setidaknya inilah kali pertama orang nomor satu di Republik ini mengikutsertakan seorang Bupati nge vlog bersama dirinya.

Komentar

Rekomendasi

Pasien Sembuh COVID-19 Capai 6.492, Kasus Positif Bertambah 678 Orang

Bappenas Susun Protokol Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19

Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19, Nantikan Skenarionya

Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah 687, Terbanyak dari Jawa Timur

Gugus Tugas Nasional Kirim Dua Mobile Combat COVID-19 di Jatim

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar