Jokowi Minta Santri Ciptakan Lapangan Kerja, MS Kaban ‘Puji’ Sudah Tepat: Karena Presiden Ciptakan Pengangguran

Terkini.id, Jokowi – Politisi Partai Ummat, MS Kaban menanggapi pidato Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang meminta santri untuk tak fokus mencari kerja, melainkan menciptakan lapangan kerja.

MS Kaban menyindir bahwa amanat Jokowi itu sudah tepat karena ia sebagai presiden justru menciptakan pengangguran.

“Santri itu buka lapangan kerja bukan cari kerja, kata Presiden. Amanat presiden pada hari santri,” kata MS Kaban melalui akun Twitter-nya pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Baca Juga: Jika Ahok Jadi Kepala Otorita IKN, Ngabalin: Ahlan Wa Sahlan...

“Amanat itu tepat waktu karena presiden menciptakan pengangguran maka santri yang buka lapangan kerja. Wess kewolak walik,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar orientasi santri tak lagi mencari pekerjaan, melainkan menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca Juga: Disebut Bakal Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru, Ahok: Itu Hak...

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Peringatan Hari Santri Nasional dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Oktober 2021.

“Orientasi santri harusnya bukan lagi mencari pekerjaan, tapi sudah menciptakan kesempatan kerja bagi banyak orang,” ungkapnya.

Menurut Jokowi, pesantren harus mencetak lulusan yang mampu menjadi wirausaha sukses karena potensi ekonomi syariah masih cukup besar di dalam negeri.

Baca Juga: Disebut Bakal Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru, Ahok: Itu Hak...

Terlebih, Jokowi juga sedang menargetkan Indonesia menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah di dunia.

“Data The State of Global Islamic Economy Indicator Report 2020, sektor ekonomi syariah Indonesia tumbuh,” terangnya.

Sebagai gambaran, ekonomi syariah Indonesia menduduki peringkat 10 besar di dunia pada 2018. Kemudian, Indonesia naik peringkat menjadi lima besar di dunia.

“Pada 2020, ekonomi syariah sudah berada di peringkat empat dunia. Naik, naik, naik terus,” ungkapnya.

Kendati ekonomi Syariah Indonesia terus meningkat, Jokowi mengingatkan agar tak cepat berpuas diri.

Ia mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus mengembangkan ekonomi syariah di dalam negeri dan global.

Bagikan