Jokowi singgah makan di warung Haji Lipung Takalar

Jokowi mampir di Warung Haji Lipung. Warung sederhana yang berlokasi di pinggir jalan Takalar / Foto : Tomi Lebang

Terkini.id, Takalar – Setelah menyerahkan sertipikat tanah di Kabupaten Takalar, Jokowi melanjutkan perjalan ke Makassar. Di tengah perjalanan, Jokowi mampir di Warung Haji Lipung. Warung sederhana yang berlokasi di pinggir jalan.

Sebelumnya, setelah mendarat di Makassar, Presiden RI ketujuh Republik Indonesia itu menulis sebuah status melalui akun facebook pribadinya.

Status tersebut berupa jajak pendapat kepada netizen tentang masakan apa yang sebaiknya dia coba di Makassar: coto makassar atau konro?

Dengan jajak pendapat itu, netizen lebih menyarankan makan coto. Sebanyak 66 persen netizen memilih coto, dan 34 persen memilih konro.

“Antekamma saribattang? Apa kabar Makassar? Malam ini saya akan tiba di Sulawesi Selatan untuk kunjungan kerja ke Kabupaten Gowa, Takalar dan Kota Makassar.

Sedari dulu, saya selalu mendengar pesan betapa meruginya mereka yang datang ke Makassar dan tak menikmati makanan khas kota ini. Dua yang saya ingat: coto dan sop konro.

Nah, saya menunggu saran Anda semua, sebaiknya makan apa di Makassar?” begitu Jokowi menulis di akun facebooknya.

Berdasarkan informasi, Jokowi akhirnya memilih coto makassar. Sesuai dengan suara terbanyak dalam voting.

Di Takalar, Presiden Jokowi menyerahkan sertipikat tanah untuk rakyat, di Lapangan Makkatang, Kecamatan Pattalassang.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil, melaporkan, di Sulsel tanah yang sudah terdaftar baru sekitar 33 persen. Sesuai instruksi Presiden, pihaknya akan melakukan percepatan untuk sertifikat tanah tersebut.

“Disini hadir 3.850 penerima sertifikat. Dari enam kabupaten/kota di Sulsel. Antara lain dari Kabupaten Takalar, Bantaeng, Bulukumba, Gowa, dan Kota Makassar,” lapor Sofyan.

Sementara, Presiden Jokowi mengaku, setiap kali melakukan kunjungan kerja ke daerah, ia banyak menerima keluhan soal sengketa tanah. Karena itu, ia menginstruksikan ke BPN untuk mempercepat pengadaan hak hukum atas kepemilikan lahan.

“Tahun lalu saya perintahkan lima juta sertifikat harus keluar dan bisa capai target. Tahun ini, saya memerintahkan agar menyelesaikan tujuh juta sertifikat,” tegasnya.

Di Sulsel, lanjut Presiden Jokowi, tahun ini ditarget 90 ribu sertifikat tanah harus diterbitkan. “Sengketa tanah banyak terjadi karena belum memegang hak tanda bukti hukum atas kepemilikan lahan. Makanya, kita percepat,” kata Jokowi.

Adapun rincian sertifikat tanah yang diserahkan, terdiri dari Kota Makassar 50 sertifikat, Kabupaten Gowa 650, Takalar 1.500, Bantaeng 1.000, Bulukumba 1.000, dan Jeneponto 800 sertifikat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini