Kadinsos Parepare Jamin Tak Ada Pemotongan BST, Total Penerima 3.102 KPM

Terkini.id, Makassar – Sebanyak 3.102 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Parepare, menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 300 ribu.

Bantuan tersebut adalah program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Penyaluran melalui Kantor Pos Parepare yang dimulai sejak 8 Januari 2021.

Koordinator BST Dinas Sosial Parepare, Andi Suci Ramadhani mengatakan, jadwal tersebut diatur Kantor Pos Parepare. Rinciannya, tanggal 8 sebanyak 563 orang, tanggal 9, 788 orang, tanggal 10 sebanyak 1.022 orang, dan tanggal 11 sebanyak 650 orang. 

Baca Juga: PT Pos Parepare: Penyaluran BST dari Kemensos Sudah 95 Persen

Khusus tanggal 12, Kantor Pos menjadwalkan yang tidak datang karena sakit. Lebih jauh, Andi Suci Ramadhani, adanya penjadwalan setiap kelurahan agar tidak terjadi kerumunan.

“Jika pada 12 Januari tidak datang, tim akan mendatangi KPM,” ungkap Andi Suci, Rabu 17 Februari 2021.

Baca Juga: Kajari Parepare Meninggal Akibat Covid-19, Taufan Pawe: Beliau Panutan Kita

Ia mengungkapkan, pada 2020, yang menerima BST sebanyak 3.679 orang, termasuk data nelayan. Disebutkan, BST berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“BST termasuk bantuan penanggulangan Covid-19, makanya kelurahan yang mengusul. Untuk data BST tahun 2021, belum termasuk bantuan dari nelayan, karena belum ada data yang masuk,” ujarnya.

Ditambahkannya, KPM BST tahun 2021 berkurang karena nomor induk kependudukan (NIK) yang sampai ke Disdukcapil tidak valid. Juga ada yang mendapatkan bantuan sosial lain.

Baca Juga: Asisten III Setdako Parepare Meninggal di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD...

“KPM berkurang karena NIK tidak valid. Jadi kepada masyarakat agar  sering-sering memperbaharui datanya ke Disdukcapil. Biasanya juga warga menerima bansos lain. Karena tidak bisa menerima bantuan dari satu pintu, yaitu Kementerian Sosial,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Parepare, Hasan Ginca menjamin, penyaluran bantuan di Parepare sesuai aturan. Tidak akan kasus penyimpangan, seperti pemotongan.

Dia berpesan, apabila terdapat hal yang mengganjal, segera dilaporkan ke Dinsos untuk ditindaklanjuti. 

“Insyaallah saya jamin tidak akan ada pemotongan bantuan di Parepare. Mereka tidak akan berani. Saya jamin. Baik dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)  SDM PKH, lebih-lebih dari Dinsos. Kalau menemukan, tolong lapor, pasti ditindak,” tegasnya. 

Sponsored by adnow
Bagikan