Kalah di WTO, Indonesia Bakal Dikenakan Sanksi Dagang Rp 5 T dari Amerika

Donald Trump/foto: ist

Terkini.id, Makassar – Selain menghadapi perang dagang dengan Tiongkok, Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah menyiapkan sanksi dagang senilai USD 350 juta atau setara Rp 5,04 triliun kepada Indonesia.

Langkah ini disiapkan setelah gugatan Amerika menang di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Gugatan AS tersebut terkait pembatasan impor produk-produk pertanian dan peternakan asal AS di Indonesia.

Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump menggugat Indonesia ke WTO, gara-gara produk makanan, pertanian dan peternakan mereka dibatasi masuk ke Indonesia.

Nilai gugatan tersebut merujuk pada total kehilangan pendapatan yang diterima industri di AS, yakni sekitar USD 350 juta pada tahun 2017.

Dilansir dari Kumparan, AS dan Selandia Baru memenangkan gugatan di WTO yang telah bergulir sejak 2015.

Indonesia sempat banding atas putusan yang memenangkan AS dan Selandia Baru, namun kembali dinyatakan kalah pada akhir 2017 silam.

AS dan Selandia Baru merasa dirugikan karena Indonesia membatasi impor untuk produk makanan, pertanian dan peternakan seperti apel, anggur, kentang, bawang, bunga, jus, buah kering, sapi, ayam dan daging.

Indonesia Akan Ajukan Banding Lagi

Dokumen gugatan AS yang dikutip SCMP menyebut, Indonesia gagal membuktikan pembelaan yang lengkap, sehingga Washington akan menjatuhkan sanksi ke Indonesia sebagai kompensasi atas kehilangan potensi pendapatan dari ekspor produk pertanian dan peternakan.

“Berdasarkan kajian awal terhadap data produk yang tersedia, nilai kerugian mencapai USD 350 juta di tahun 2017,” tulis laporan Pemerintah AS seperti dikutip SCMP.
“AS akan terus memperbaharui laporan secara berkala karena ekonomi Indonesia terus akan tumbuh,” lanjutnya.

Meski AS memenangi gugatan di WTO, proses pengenaan sanksi dagang ini diproyeksi akan memakan waktu cukup lama. Hal itu karena Indonesia akan mengajukan banding kembali.

Berbeda dengan AS, Selandia Baru belum memunculkan tanda-tanda untuk mengajukan klaim ganti-rugi kepada Indonesia.

Meskipun, gugatan Selandia Baru juga menang di WTO. Padahal, industri peternakan hingga pertanian di Selandia Baru mengalami kehilangan pendapatan lebih besar dari AS, yakni senilai USD 673 juta.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Saat Jabatan Menteri Tak Lagi Berkilau

PERNAH ada masa, presiden di Indonesia tak pernah berganti. Saat itu, mimpi tertinggi manusia di negeri ini hanya jadi menteri. Kalau tidak ya jadi
Opini

JK Sang Juru Damai

Tanggal 20 Oktober 2019 ini berakhirlah sudah tugas Bapak Jusuf Kalla atau yang lebih dikenal dengan sebutan JK sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.Sebuah posisi
Opini

Ada Putra Wajo di Garuda Select

DUA hari lalu, seorang teman yang secara sukarela ikut mendukung saya di Pemilu 2019 di Kabupaten Wajo, mengirimkan gambar ke kontak WhatsApp (WA). Ia
Opini

Lobby Lobby

DI luar negeri kini beredar berita tentang Indonesia: elit politik lagi berusaha mengubah konstitusi.Tujuannya: agar tidak ada lagi pilpres secara langsung. Di pemilu yang
Opini

Nyinyir Istri Tentara Itu

SEPEKAN telah berlalu, tapi kisah ironis tentang istri tentara itu - juga tentang tentara itu sendiri - masih juga ramai terhampar di media cetak
Opini

Blue Girl

KINI jadi kenyataan: wanita Iran benar-benar boleh nonton sepak bola. Hadir langsung di stadion.Itu terjadi Selasa minggu lalu. Saat tim nasional Iran menjadi tuan
Opini

Menghargai Bangsa Sendiri

BEBERAPA waktu lalu saya pernah menulis sebuah artikel dengan judul imagining Indonesia. Hal demikian saya tuliskan karena sebagai anak bangsa yang sudah sangat lama
Opini

Wiranto Diserang, Ninoy Diculik, Kita Diteror

DI Menes, Pandenglang, Banten, Menkopolhukam Wiranto di serang seorang tidak dikenal. Begitu turun dari mobil, Wiranto disambut Kapolsek disana. Tetiba, seorang lelaki membawa gunting