Kapal dari Kalimantan tujuan Parepare tenggelam, 5 nelayan belum ditemukan

Terkini.id, Makassar – Sebuah kapal KLM Sati Natun dari Batu Licin, Kalimantan Selatan menuju pelabuhan Kota Parepara Sulsel mengalami kecelakaan di tengah laut.

Humas Kantor SAR Makassar, Hamsidar mengatakan, kapal tersebut membawa lima nelayan dan muatan ikan route dari Kalimantan Selatan.

“Kami Terima info dari salah satu istri nelayan Ramlah (istri korban) bahwa telah terjadi kecelakaan kapal terhadap 5 orang di atas Kapal KLM Sati Natun Jaya saat menuju pelabuhan Pare,” kata Hamsidar.

Saat ini kata Hamsidar kantor SAR Makassar telah memberangkatkan 1 tim Rescue menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Kapal KN. Antasena, serta 3 set alat selam dan alat pendukung lainnya.

Baca juga:

“Lokasi Kejadian di titik koordinat 03°41’39,586″ S /118°10’128″ E. Sementara jarak tempuh ke lokasi 117 NM dari pelabuhan Paotere Makassar dengan waktu tempuh 7 Jam 18 Menit,” terang Hamsidar.

Hamsidar menyebutkan nama-nama korban yang berada di atas kapal yakni H. Mulyadi (55) Syamsul bahri (35) Opang (28) Udin (33) dan Tola (32).

Saat ini personel Kantor SAR Makassar bersama Polres Pare-Pare serta BPBD dan masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian.

Sementara informasi dari pihak keluarga korban, bahwa telah ditemukan barang-barang milik nelayan.

Barang-barang korban yang ditemukan seperti drum BBM warna biru, berkas, pelampung warna merah, lemari dan boks yang berisi ikan.

“Infonya menurut keluarga korban yang melakukan pencarian di lokasi di perkirakan kapal korban tenggelam. Karena lokasi jauh maka pencarian dilakukan degan kapal antasen, yang sampai sekarang kami masih berusaha untuk komunikasi,” terang Hamsidar

Komentar

Rekomendasi

Hati-hati Parkir Kendaraan di Balai Kota Makassar, Sudah Ada Sanksinya

Andi Herry Iskandar Yakin Prof Yusran Bisa Lakukan Percepatan di Kota Makassar

Protokol New Normal Resmi Diterbitkan: Jarak Antar-karyawan Minimal 1 Meter

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Warganya karena Larang Salat Id Berjemaah

Kurva COVID-19 di Wilayah ini Landai, Berikut Kuncinya

Danny Pomanto: Kita Boleh Terlambat, Tapi Tidak Boleh Tertinggal Tangani Corona

Viral Pria Tua Diduga Gangguan Jiwa Dianiaya Dua Oknum Polisi

Hendak Antar Obat, Dua Petugas Medis Covid-19 di Papua Ditembak KKB

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar