Kapolres Akui Ada Riak-riak Dalam Proses Pilkada Parepare

Polres Parepare telah membentuk Tim Satuan Petugas (Satgas) Cyber untuk melakukan pengintaian terhadap media sosial khususnya yang berpotensi mengarah pada unsur pidana Pemilihan Umum

Terkini.id, Parepare – Kapolresta Parepare, AKBP Pria Budi mengakui bahwa, dalam proses penyelenggaraan Pilkada Parepare 2018 kemarin gangguan keamanan sempat terjadi.

“Ya memang, sempat terjadi riak riakĀ  namun Alhamdulillah semua itu dapat teratasi lah,” ucap Pria Budi, usai menghadiri rapat pleno penetapan calon wali kota terpilih Parepare di Kantor KPU, Minggu 12 Agustus 2018 kemarin.

Menurut Pria Budi, situasi kota Parepare pasca Pilkada tergolong kondusif. Masyarakat pada umumnya tidak terprovokasi dengan hal hal yang dapat memicu perselisihan.

“Itu kami cukup bangga terhadap masyarakat Parepare yang tidak terprovokasi. Istilahnya ada riak riak kecil namun tidak melakukan hal yang merugikan kita semua,” kata dia.

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada penyelenggara pemilu yang ia nilai sudah melaksanakan tugas secara profesional.

Seperti yang diketahui, tahapan Pilkada kota Parepare telah berakhir. Paslon nomor urut 1, Taufan Pawe – Pangerang Rahim berhasil mengalahkan lawannya Paslon nomor urut 2 FAS-Asriadi Samad.

Taufan Pawe yang merupakan calon Wali kota petahana mampu meraih suara mayoritas rakyat. Taufan Pawe pun ditetapkan sebagai wali kota Parepare terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum untuk periode 2018-2023.

PenulisArsyad