Karantina Ikan Luwuk Banggai serahkan sertifikat HACCP ke unit pengolahan ikan

Penyerahan sertifikat HACCP ke unit pengolahan ikan Luwuk Banggai

LUWUK – Sertifikat penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) merupakan persyaratan mutlak yang harus dimiliki oleh Unit Pengolahan Ikan untuk mengekspor produk perikanan keluar negeri.

Untuk memudahkan sertifikasi penerapan HACCP, Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjuk Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan sebagai otoritas kompeten untuk melakukan pengendalian sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan.

Melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 19 tahun 2010. Karantina Ikan Luwuk Banggai memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong Unit Pengolahan Ikan di wilayah kerjanya agar memiliki dan menerapkan sistem HACCP secara konsisten baik pada proses produksi, pengolahan dan distribusi yang bertujuan untuk menjaga mutu produk olahan yang dihasilkan serta aman dikonsumsi.

Pada hari Rabu, 21 Desember 2016 dilaksanakan penyerahan sertifikat HACCP kepada 3 unit pengolahan ikan yaitu CV. Indotropic Fishery, PT. Banggai Indo Gemilang dan PT. Kelola Mina Laut.

Menurut Kepala Karantina Ikan Luwuk Banggai, M. Hanafi bahwa konsistensi unit pengolahan ikan dalam menerapkan HACCP serta terus melakukan peningkatan berkelanjutan merupakan indikator kunci jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan di wilayah Kabupaten Luwuk Banggai.

Baca :Karantina Ikan Palu silaturahmi ke Universitas Madako

Jurnalis Warga