Kasatlantas dan Kapolres Bulukumba minta dicopot karena kasus ini

Warga meminta Kapolda tegas, bukan hanya oknum Polantas yang dicopot namun Kasat Lantas dan Kapolres juga
Warga meminta Kapolda tegas, bukan hanya oknum Polantas yang dicopot namun Kasat Lantas dan Kapolres juga.

Terkini.id,Bulukumba – Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Bulukumba, yakni Aiptu AB, Bripka Ad, Bripka Ba, terhadap siswa SMK, bernama A Arya (17) warga jalan Lure, Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujungbulu.

Kejadian ini menuai banyak kritik oleh sejumlah kalangan baik masyarakat maupun aktivis salah satunya Ar Ebit Supadi pemuda KNPI saat dikonfirmasi, ia mengatakan tindakan memalukan pada oknum satuan Lakalantas sering terjadi dengan berbagai kasus dan telah diproses, sebut saja dugaan kasus pelecehan, sweaping berakhir kematian.

Kejadian penganiayaan terhadap korban berawal saat korban bersama pelajar lainnya melakukan konvoi kelulusan ujian sekolah tiba-tiba saja dihadang oleh pelaku berteman ada tiga sepeda motor masing-masing dua sepeda motor Patroli (BM) dan sepeda motor Matic dan langsung melakukan penganiayaan dengan memukul dan menendang korban.

“Kami meminta Kapolda tegas, bukan hanya oknum Polantas yang dicopot, namun Kasat Lantas dan Kapolresnya P
pun demikian jika terbukti, sebab Kasat Lantas dan Kapolreslah yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh anggotanya. Kapolres Gagal memperbaiki mental dan kepribadian oknum angggotanya, fakta yang terjadi anggota tidak paham apa maksud melindungi dan mengayomi masyarakat, bukankah seharusnya seluruh anggota cukup bercermin kepada kasus-kasus yang lalu termaksud kasus kematian pemuda Ujung Loe,”ujarnya.

Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Polantas tersebut itu dilakukan karena diduga pelajar ini melakukan pelanggaran lalu lintas dengan konvoi sembari melakukan aksi free style di jalan raya yang membahayakan pengguna jalan raya lainnya.

Menarik untuk Anda:

Parahnya lagi, selain melakukan penganiayaan terhadap korban, salah satu dari anggota Polantas tersebut menyiramkan cairan diduga bensin ke bagian muka korban. Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka pada bagian siku tangan kiri luka lecet, dan rasa sakit pada bagian belakang pundak sebelah kiri.

“ketegasan Kapolda sangat dinantikan tidak alasan pembenaran terhadap oknum Polantas yang diduga sebagai pelaku, dan Kapolres sebagai penanggung jawab untuk tidak dicopot jika terbukti. Kalau memang ingin memperbaiki institusi ini dan mengembalikan kepercayaan masyarakat, institusi ini harus diduduki oleh orang orang yang amanah, menjunjung tinggi sumpahnya, betul betul faham fungsi maupun tugasnya sesuai uu yang berlaku diNKRI ini,”tegasnya.

Jika kasus ini terkesan dipolitisasi atau tidak sesuai harapan, maka beliau berjanji akan melakukan konsolidasi besar-besaraan”,tegasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Inovasi NasDem Bulukumba, e-KTA Bisa Jadi Kartu Diskon

SD dan SMP di Bulukumba Akan Dibuka Pekan Depan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar