Kasus Pungli, Jaksa Kejari OTT Oknum Camat dan Sekretarisnya di Maros

Oknum pejabat di Maros beserta barang bukti diamankan Kejaksaan dalam operasi tangkap tangan, Rabu 28 Agustus 2019.(ist)
Oknum pejabat di Maros beserta barang bukti diamankan Kejaksaan dalam operasi tangkap tangan, Rabu 28 Agustus 2019.(ist)

Terkini.id, Maros – Praktik pungutan liar yang diduga dilakukan dua oknum pejabat PNS di Maros, membuatnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Tim Intelijen dan Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Maros melakukan OTT dan mengamankan 2 (dua) orang yang merupakan Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

Dalam OTT tersebut, kedua oknum PNS itu diketahui menjabat sebagai Sekretaris PPATS dengan inisial S dan Camat Simbang dengan inisial MH yang diduga melakukan ‘Pungutan Liar’ atau pungli.

Pungli dilakukan oknum pejabat tersebut untuk kepentingan pribadinya atau untuk memperkaya diri sendiri dan atau untuk orang lain.

Penangkapan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari pemerasan yang terkait dengan pengurusan Akta Tanah, karena jika dibiarkan hal ini tentunya akan merugikan masyarakat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Dr Mukri menyebutkan, setelah OTT

kedua oknum PNS dengan inisial S dan MH tersebut langsung diamankan oleh Jaksa Kejari Maros.

Beberapa barang bukti yang ikut diamankan yaitu, sejumlah uang, handphone, dan beberapa dokumen surat yang diduga terkait dengan dugaan kasus tersebut.

Minta Fee 3 Persen

OTT tersebut merupakan hasil informasi dan investigasi yang didapat dari anggota tim Intelijen Kejari Maros yang mengetahui adanya dugaan perbuatan “oknum Kecamatan” yang meminta sejumlah uang dalam rangka pengurusan Akta Tanah dengan menentukan persentase fee sebesar 3% dari nilai pengurusan Akta tersebut.

“Hal ini masih bisa berkembang lagi nantinya, baik besaran uang yang didapat saat ini, maupun uang yang sudah didapat sebelumnya”, Kita lihat perkembangan nya dalam 1 x 24 jam sudah ditangani Bidang Tindak Khusus Kejari Maros”.

Berita Terkait
Komentar
Terkini