Kebakaran di Ponpes Ummul Mukminin, 7 Kamar Milik Pembina Pesantren Ludes

Terkini.id, Makassar – Kebakaran terjadi di Kawasan Pondok Pesantren Ummul Mukminin Kota Makassar, sekira pukul 15.20 WITA hari ini, Jumat 20 September 2019.

Tercatat, kebakaran tersebut membuat sedikitnya 7 unit kamar milik pembina pesantren Ummul Mukminin ludes.

Informasi dihimpun terkini.id, kebakaran tersebut terjadi tepatnya di Jalan KH Abdul Jabbar Asiri RT 03 RW 02 Asang Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya.

Dari keterangan Pimpinan Pondok Pesantren Ummul Mukminin, Drs Kadir Arif, kebakaran tersebut bermula dari sebuah ledakan yang terdengar usai salat Asar.

Setelah api mulai menyala, Kadir pun meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api.

Armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian sekira pukul 15.30 wita. Ada 4 unit armada pemadam kebakaran dari Pemkot Makassar.

Kebakaran tersebut melanda kediaman empat kepala keluarga, antara lain, Ustas Jaelani (pengasuh pesantren), Saharuddin (karyawan pesantren), Amran (pembina pesantren) dan Anita (karyawan pesantren).

Selain rumah, sebanyak 2 unit kendaraan roda dua juga juga hangus terbakar.

Sekira pukul 16.25 WITA, api berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Makassar dibantu oleh warga sekitar.

Komentar

Rekomendasi

Ahok Sempat Mau Bisnis Ayam Sebelum Ditawari Jokowi Urus Pertamina

Intip Kecantikan Raiyah, Ponakan Andi Darussalam Tabusalla yang Dinikahi Cucu Presiden Soeharto

Beredar Kabar Museum Nasional Indonesia di Jakarta Kebanjiran, Ini Faktanya

Hasil Survei, Ahok Lebih Berhasil Atasi Masalah Banjir Jakarta Dibanding Anies Baswedan

Komite Keselamatan Jurnalis Kecam Pemidanaan Jurnalis dengan UU ITE

Putri Wali Kota Parepare dr Eta Lestari Duduki Skor Tertinggi SKD CPNS

Gangguan Jiwa, Pemuda di Jeneponto Parangi Ayah dan Ibu Kandungnya

285 WNI yang Dikarantina Bebas Corona, WHO Apresiasi Pemerintah Indonesia

Calon Kades Tambangan Cabut Nomor Urut, Risman Nomor Urut 1

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar