Kecewa dengan KPU, Ketua RT ingin kembalikan HP android

Terkini.id, Makassar – Sejumlah Ketua RT di Kecamatan Wajo mengaku akan mengembalikan HP android yang pernah dibagikan pemerintah Kota Makassar. Sikap ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap KPU Makassar yang tidak mau menerima kembali pencalonan pasangan DIAmi.

“Kami kecewa proses hukum itu, kami segera kembalikan HP android ,” kata Yusuf, Ketua RT di Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo , Rabu 30 Mei 2018.

Hal serupa juga diungkapkan Amri, Ketua RT di Kelurahan Melayu Baru.

Menurut Amri, proses hukum dalam Pilkada Makassar berjalan tidak adil. Karena HP android yang menjadi alasan pelanggaran pasangan DIAmi adalah program pemerintah dalam membantu komunikasi Ketua RT dan Ketua RW.

“Bukan program pribadi Pak Danny,” katanya.

Ketua RT Yusuf juga sangat kecewa karena persoalan HP ini dihubungkan dengan Pilkada. Padahal HP android yang dibagikan hanya alat komunikasi saja. Kepemilikannya pun tetap milik pemerintah kota. Tidak dibagikan secara gratis.

“Saya juga akan kembalikan HP android itu dan memilih kolom kosong pada 27 juni,” tuturnya.

Ketua Lembaga Hukum dan HAM (Lakumham) PKB Sulawesi Selatan Abdul Rahim Muchtar mengungkapkan, Pilkada Makassar sudah tidak legitimasi dan melanggar Hak Asasi Manusia

“KPU Makassar seharusnya memahami, bahwa putusan Panwaslu itu mengikat, wajib, dan harus ditindak lanjuti oleh KPU, ” Kata Muchtar.

Panwaslu Kota Makassar menyebut semua kegiatan KPU dalam menjalankan tahapan paska pembatalan SK tidak sah. Termasuk pencetakan surat suara berdasarkan hasil pleno tidak sah. Karena secara konstitusional, saat ini telah terjadi kekosongan hukum.

Penyebabnya, karena KPU Makassar tidak mau melaksanakan putusan Panwaslu Makassar yang menetapkan dua pasang calon dalam Pilkada Makassar.

“Posisi kami jelas,” kata Humas Panwaslu Maulana.

Komentar

Rekomendasi

Cegah Covid-19, DPR Dan KPU Sepakati Tunda Pilkada Serentak 2020

Aliansi Mahasiswa Cinta Demokrasi Gelar Deklarasi Pilkada Damai Berintegritas 2020

Mahasiswa Wajib Mengontrol Jalannya Demokrasi Pilkada Serentak 2020

Pemuda Sebagai Benteng Pelindung Publik dari Hoax

Parpol Diminta Tidak Usung Cakada Terindikasi Korupsi

Amirullah Nur Penantang Kuat di Pilkada Maros

Gerindra Sulsel Kirim nama Calon Kepala Daerah ke DPP

Appi Dorong Sistem Kesehatan Berbasis Digital

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar