Terkini.id – Sejumlah sekolah di Indonesia telah memberlakukan aturan kepada seluruh siswanya agar tidak membawa telpon genggam atau Handphone (HP) saat di sekolah.
Aturan tersebut telah dijalankan oleh pihak sekolah sejak lima tahun lalu hingga saat ini. Pihak sekolah pun dengan tegas akan memberi hukuman kepada siswa yang kedapatan melanggar aturan itu, seperti halnya yang dilakukan sekolah ini.
Dilansir dari unggahan video akun Instagram @Makassar_iinfo, Minggu 23 Juni 2019, terlihat sebuah sekolah menghukum muridnya yang kedapatan membawa HP saat jam pelajaran berlangsung.
Tak tanggung-tanggung, pihak sekolah menghukum para siswa itu dengan cara menghancurkan HP milik siswa yang mereka bawa ke sekolah.
Terlihat dalam video, puluhan HP dijejerkan di atas meja, beberapa saat kemudian beberapa pria yang diduga merupakan guru di sekolah tersebut menghancurkan puluhan HP itu menggunakan palu.
- Ikuti Jejak Kompetitor Lain, 6 Ribu Karyawan HP Kabarnya Bakal Kena PHK!
- Turun Harga Xiaomi Redmi Akankah Jadi Incaran Kembali
- Xiaomi Mi MIX 4 akan Dilengkapi Teknologi Kamera Bawah Layar dan Kemungkinan Layar 'Air Terjun'
- Ini HP realme 5i Terbaru untuk Anak Muda Makassar
- Main HP Hingga Larut Malam, Bocah Ini Mendadak Jadi Gila
Para guru ini menghantamkan palu tersebut ke satu persatu HP milik para siswa itu.
iswa kedapatan membawa hp di sekolah, akibatnya seperti ini. Anda setuju ???
.
“Seperti pisau yang bisa digunakan untuk memotong sayuran atau membunuh seseorang, begitu juga dengan handphone. benda itu netral. jika ada penyalahgunaan, yang salah ya manusianya. bukan bendanya,” tulis akun Instagram @Makassar_iinfo di caption unggahannya.
Dalam video yang pertama kali diunggah oleh akun Twitter bernama Dayat Piliang ini juga terdengar salah seorang guru mengucapkan kalimat “Allahuakbar” saat menghantam palu itu ke layar HP.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti di sekolah mana kejadian itu berlangsung. Namun dari komentar netizen, beberapa menyebut kejadian dalam video tersebut berlangsung di Pondok Pesantren di Kabupaten Ponorogo.
Komentar Warganet

Postingan video itu pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak diantaranya yang setuju dengan cara sekolah tersebut menghukum siswanya yang kedapatan membawa HP.
Namun tak sedikit pula warganet yang kurang setuju dengan apa yang dilakukan oleh sekolah itu.
“Salah satu pondok pesantren di ponorogo gaes, dimana mana kalo pondok kedapatan membawa hape ya kayak gitu, soale udah perjanjian dari awal…,” kata akun @kaa_riskahardiyanti.
“Ini di pondok kakak sekalian, di ponorogo kebetulan di pondok saya dulu menimba ilmu 6 tahun, beliau yg mengeksekusi ustadz saya dulu. Memang di pondok tidak boleh mrmbawa hp, jadi konsekuensi apapun harus diterima, bukan hanya di sekolah, tapi juga diasrama. Saya kira semua pondok modern juga menerapkan peraturan yang sama,” ujar akun @iamz_foryou.
“Klo yg blm pernah mondok pasti kaget. Pihak sekolah jg gk sembarangan ngancurin kok… dr awal mmng sudah ada kesepakatan antara skolah dan kluarga siswa. Itu salah satu aturan. Klo mlanggar ya sangsinnya itu,” sambung akun @kop_anggel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
