Kejam! Janda 18 Tahun Dicekoki Sabu dan Dipaksa Keluarga Dekat ‘Anuan’, Disaksikan Sepupu yang Mendukung

Terkini.id, Jakarta – Nasib nahas menimpa seorang janda muda berusia 18 tahun yang merupakan warga Sukorejo, Pasuruan, Jatim.

Bagaimana tidak? Dicekoki sabu-sabu, ia mengaku diperkosa oleh keluarga dekatnya sendiri.

Parahnya, sang sepupu yang merupakan istri dari orang yang memerkosanya tak menolong korban, tetapi justru mendukung aksi tak senonoh tersebut.

Diketahui bahwa pelaku pemerkosaan berinisial SY (40), sedangkan sepupunya, yakni NY (35), turut mendukung perbuatan keji itu bahkan dikabarkan menikmati penderitaan FS seraya dengan tega merekamnya di ponsel. 

Kasus ini pun dilaporkan kepada pihak kepolisian setelah keluarga korban tidak terima dengan apa yang dilakukan oleh para pelaku.

“Kami sudah melayangkan laporan tersebut kepada kepolisian sejak 21 April 2021,” kata Dani Harianto, penasihat hukum korban dari PPTPA Kabupaten Pasuruan, seperti dikutip terkini.id dari Radar Bromo (Group PojokSatu) pada Rabu, 12 Mei 2021.

Kuasa hukum korban pun menceritakan awal mula kasus terjadinya aksi tak berperikemanusiaan itu. 

Ia mengungkap bahwa semuanya bermula di saat korban diminta menemani sepupunya alias NY di rumahnya pada 12 April 2021 lalu. 

Tanpa menaruh curiga, korban pun langsung datang ke rumah NY sesuai permintaan sepupunya tersebut. 

Nah, sesampainya dii rumah NY, sang janda muda FS kemudian disuruh untuk memijat terlapor.

Selanjutnya, korban diminta memvideokan adegan ‘anuan’ antara NY dengan SY, suami siri dari sang sepupu. 

“Korban diiming-imingi uang Rp200 ribu untuk memvideokan terlapor dengan suami sirinya tersebut di kamar,” papar Dani.

Sekitar belasan detik lamanya korban mengambil video adegan suami istri NY dengan SY, tak lama ia tiba-tiba diseret oleh SY ke ranjang.

Di atas sana, sang korban FS pun dipaksa untuk melayani nafsu bejat SY disaksikan sepupunya sendiri. 

Bukan hanya sekali, tetapi sampai lima kali pada hari yang sama FS dipaksa melakukan hubungan intim di rumah NY. 

“Sepertinya terlapor dan suaminya ada kelainan. Korban sempat menolak, tetapi dia sudah dicekoki sabu-sabu sehingga kesadarannya sedikit hilang,” tambah Dani.

Setelah aksi kurang ajar tersebut dilakukan, korban pun diancam untuk tutup mulut alias tak boleh menyebarkan hal itu pada yang lain.

Bagikan