Kejuaraan nasional barongsai 2018 segera digelar, ini jadwalnya

Kesenian barongsai diperkirakan masuk di Nusantara pada abad ke-17, ketika terjadi migrasi besar orang Tionghoa dari Tiongkok Selatan. Barongsai di Indonesia mengalami perkembangan pesat ketika masih terdapat perkumpulan Tiong Hoa Hwe Koan. / Effendy Wongso

Terkini.id,Makassar – Kejuaraan Barongsai Celebes Open kembali digelar di Atrium Mall GTC Makassar pada 17 hingga 18 Maret 2018. Kejuaraan ini adalah kejuaraan yang ke -14 kalinya digelar di Mall GTC Makassar. Event ini terlaksana atas kerjasama antara Management Mall GTC Makassar dan Federasi Olah Raga Barongsai (FOBI) serta didukung sepenuhnya oleh KONI dan Pemerintah Kota Makassar.

Untuk tahun ini, Kejuaraan Barongsai Celebes Open terbagi atas empat kategori perlombaan, masing-masing kategori tonggak, tradisional, kecepatan dan kategori halang rintang.

Event ini rencananya akan dibuka secara langsung oleh Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal yang akrab disapa Daeng Ical didampingi Yonggris Lao selaku Ketua FOBI Pengkot Makassar dan Tumpal M.P Silalahi selaku Mall Director Mall GTC Makassar.

Pembukaan kejuaraan Nasional Barongsai Celebes Open 2018 ini akan dibuka dengan prosesi pukul tambur oleh Plt Wali Kota Makassar yang akan menjadi penanda pembukaan Kejuaraan Barongsai Celebes Oepn 2018 ini.

Advertising & Promotion Section Head Mall GTC Makassar, Fauzan mengatakan kejuaraan Barongsai Celebes Open 2018 akan diikuti oleh tim-tim dari berbagai kota di Indonesia antara lain Kong Ha Hong dari Jakarta, Lion Wong (Jakarta), Lima Bakti (Surabaya Shaolin shenlong (Bali), Hong de (Banjarmasin), Psmti (Tarakan), Daya bersama (Makassar), Xian ma (Makassar), San Guo (Makassar), Etdt (Makassar), SD samiun (Makassar), Naga Langit (Makassar), Yaoling Fa (Makassar) Ryonosuke (Makassar) Dewa Ruci (Makassar), dan masih banyak lagi tim-tim yang akan bersaing memperebutkan Piala dan uang tunai Total puluhan juta rupiah.

Baca :Aneka lomba meriahkan MCFW dan Rakernas IWAPI. Ikutan dan rebut hadiahnya

“Event ini bertujuan untuk melestarikan budaya Tionghoa dan memeperkenalkan kepada masyarakat tentang keberagaman budaya dan etnis yang ada di Indonesia dan memperkuat persatuan antar etnis yang ada di Indonsia, serta mencari atlit berbakat untuk perlombaan barongsai di arena Internasional”, ujarnya.