Kepala BKPM Diamanatkan Kawal Investasi Rp 118 T Hingga Tahap Eksekusi

Terkini.id, Jakarta – Kementerian Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia diamanatkan kawal investasi Rp 118 T hingga pada tahap eksekusi, Minggu 26 Juni 2022.

Diketahui bahwa Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menemani Chairman Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn) Young Liu untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Istana Bogor, Sabtu 25 Juni 2022.

Pertemuan itu membicarakan tindak lanjut nota kesepahaman yang sudah disepakati sebelumnya mengenai dengan rencana investasi Foxconn, Gogoro, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), dan PT Indika Energy Tbk di Indonesia.

Baca Juga: Bahlil Sebut IKN Harga Mati, Gigin Praginanto: Pokoknya Silahkan Hidup...

Adapun nilai rencana investasi itu senilai US$ 8 miliar atau sebesar Rp 118,4 triliun (kurs Rp 14.800/US$) dan juga perkiraan penyerapan tenaga kerja lebih dari 10.000 orang seperti yang dilansir dari detikfinance Sabtu 25 Juni 2022.

Bahlil juga memberitahukan bahwa dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo begitu mengapresiasi rencana investasi dari Foxconn yang bakal berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga swasta nasional yang melibatkan pengusaha lokal dan juga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Maafkan Holywings, Netizen: Menteri Investasi Ngapain Ikut Campur...

Kementerian Investasi/BKPM diamanatkan agar melakukan pengawalan rencana investasi Foxconn di Indonesia hingga dengan terealisasi.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera mengawal sampai pada tahap eksekusi. Presiden berharap ini segera terealisasi dan satu konsep yang paling disenangi presiden ini adalah kolaborasi BUMN, PMA dan swasta nasional yg melibatkan pengusaha lokal dan UMKM,” sebut Bahlil pada keterangan tertulisnya pada Sabtu 25 Juni 2022.

Bahlil juga mendorong supaya rencana investasi dari Foxconn Indonesia itu berlokasi pada Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah yang berbagai insentif dengan ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Maafkan Holywings, Netizen: Menteri Investasi Ngapain Ikut Campur...

KIT Batang adalah salah satu lokasi yang menjadi bagian pada pembangunan ekosistem industri baterai dan juga kendaraan listrik yang ada di Indonesia, di mana sekarang telah masuk investasi dari Hyundai serta LG asal Korea Selatan.

Di samping itu, Bahlil juga menyampaikan bahwa Foxconn juga tertarik untuk investasi di Ibu Kota Negara (IKN).

“Harapannya bisa betul-betul terjadi dan berjalan dengan baik. Mereka juga berkeinginan masuk invetasi di IKN. Jadi tidak benar kalau ada orang mengatakan IKN tidak ada investasi. Banyak yang masuk,” terang Bahlil.

Selain itu, Chairman Foxconn Young Liu dalam tanggapannya mengatakan bahwa “Adanya model bisnis baru BOL ini akan memungkinkan Foxconn dan perusahaan Taiwan lainnya untuk dapat bermitra lebih baik lagi dengan perusahaan Indonesia dalam membangun industri di sini,” paparnya Young.

Bagikan