Kepala Desa Bulo-bulo wajibkan peneliti penuhi syarat ini

Kepala Desa Bulo-bulo, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Rahman

Terkini.id, Barru – Demi menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat Desa Bulo-bulo, Kepala Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, memberlakukan izin penelitian kepada pihak peneliti baik itu dari mahasiswa maupun merupakan peneliti lain, untuk mendapatkan pendampingan dari aparat desa sebelum melakukan penelitian di desa tersebut.

Selain itu aparat desa juga memberlakukan sejumlah persyaratan kepada para peneliti yang hendak melakukan penelitian di Desa Bulo-bulo, diantaranya, ada perjanjian kepada peneliti agar tidak menyampaikan informasi yang tidak benar kepada para masyarakat desa yang bisa menganggu keutuhan dan keamanan Desa Bulo-bulo.

Selain itu para peneliti harus didampingi aparat desa setempat minimal Kepala Dusun yang ada di desa tersebut. Selanjutnya peneliti memiliki kewajiban untuk menyerahkan kesimpulan penelitian yang dilakukannya selama meneliti di desa.

Kepala Desa Bulo-bulo, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Rahman, mengatakan pihaknya sengaja memberlakukan sejumlah syarat karena dikhawatirkan adanya peneliti yang memberikan informasi yang dapat mengganggu keutuhan dan kenyamanan masyarakat di desanya.

“Kami melakukan ini demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat kami, dan kita khawatirkan ada informasi yang disampaikan oleh peneliti yang mungkin saja bisa membuat mereka tersinggung dan marah, yang bisa memicu adanya keributan pada saat penelitian,” katanya, Kamis 19 April 2018.

Menarik untuk Anda:

Rahman juga mengaku, kalau jika terjadi ketersinggungan antara peneliti bisa membahayakan jika mereka kemungkinan marah dan terjadi kekacauan.

“Yah kalau mereka marah bisa berimplikasi yang besar dan bahkan bisa saja mereka akan melakukan tindakan berlebihan,” pungkasnya.

Dengan adanya perjanjian antara peneliti dengan aparat desa, terkait penyerahan revisi dan kesimpulan dari hasil penelitian, memungkinkan bagi aparat desa untuk memiliki arsip di desa dan pemahaman tentang suku To Bentong.

“Dengan adanya pengarsipan hasil penelitian mereka maka secara gambaran besar kita bisa tau bagaimana tanggapan dan revisi mereka terkait kondisi masyarakat kami, menurut pemahaman dan hasil penelitian masing-masing peneliti, karena selama ini sudah banyak yang meneliti namun kami belum punya arsip secara rinci dan perbandingan dari tahun ke tahun, dan dari peneliti ke peneliti,” jelasnya.

Pemberian izin dibutuhkan untuk mengetahui adanya peneliti yang masuk melakukan penelitian. Selain itu peneliti bisa mengetahui kondisi masyarakat To Bentong sebelum penelitian.

“Jadi kita bisa juga berikan gambaran tersendiri bagi mereka terkait kondisi suku dan masyarakat yang ada di Desa Bulo-bulo sebelum mereka masuk untuk melakukan penelitian,” urai Kades termuda di Barru ini.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Demokrat Usung Suardi Saleh-Ogi di Pilkada Barru

Ada Isu Pejabat Barru Reaktif Rapid Test Saat ke Masamba, Ini Klarifikasi Gugus Tugas Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar