Keren, 3 Mahasiswa Unhas Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Mineral Bebatuan

Mahasiswa Unhas
Keren, 3 Mahasiswa Unhas Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Mineral Bebatuan

Terkini.id, Makassar – Menurut Hudson Institut Mineralogy, pada tahun 2018, di muka bumi ini terdapat 5425 mineral dan 2816 batuan. Mendeteksi jenis batuan biasanya butuh proses yang lama dan rumit.

Namun itu dahulu. Kini sudah ada aplikasi yang bisa mendeteksi batuan dan mineral hanya dalam beberapa detik sebagai digital geologi referensi untuk pelajar dan mahasiswa yang modern, innovative dan pintar yakni MIROR-APP (Mineral and Rock Recognition System Appliacation).

Aplikasi ini diciptakan oleh 3 Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) diantaranya, Muhammad Akbar Musseng (Teknik Pertambangan Unhas angkatan 2016),  Kevin Chandra (Teknik Informatika Unhas angkatan 2016), dan Muhammad Anwar Sadad (Ilmu Komputer Unhas angkatan 2015).

Ketiganya dibimbing oleh Dosen Fakultas Teknik Unhas, Dr Eng Purwanto ST MT.

mahasiswa unhas
Dr Eng Purwanto ST MT (tengah)

“Aplikasi ini dengan mengelola image processing agar dapat mendeteksi batuan menggunakan kamera HP,” ungkap Kevin Chandra kepada terkini.id, Senin, 25 Juni 2018.

Lanjut Kevin, Aplikasi ciptaan tim PKB ini diharapkan mampu membawa perubahan di aspek pendidikan khususnya di bidang geologi, geofisika,  dan di bidang serupa guna mengenali batuan dan mineral.

Baca :Unhas Kirim 1 Ton Bakso untuk Korban Gempa Palu

Aplikasi dalam Tahap Pengembangan

“Saat ini aplikasi masih dalam proses pengembangan. Target untuk batuan dan mineral yang akan dideteksi sebanyak 30 sampel yang akan dipresentasikan dalam monitoring dan evaluasi eksternal PKM oleh DIKTI,” tambah Kevin.

Mekanisme kerja aplikasi ini dengan cara mengambil gambar batuan menggunakan kamera smartphone spesifikasi 8 megapixel,  lalu disalin ke PC (Personal Computer),  etelah itu dibuka lewat aplikasi MIROR.

Aplikasi Pendeteksi Bebatuan, MIROR-APP, ciptaan Tim PKB Unhas

“Pada tampilan aplikasi, ada fitur choose image, lalu diklik dan pilih gambar yang dipotret sebelumnya, setelah itu klik predict pada applikasi, dan tunggu beberapa saat kemudian aplikasi akan menampilkan data data batuan yang diprediksi,” tutup Kevin Chandra.