Keren, anak bungsu Bupati Jeneponto punya cita-cita ini untuk masyarakat

Inas Refika Iksan, Anak Bungsu bupati Jeneponto Iksan Iskandar dengan Ketua TP PKK Hj Hamsiah Iksan/Syarief

TERKINI.id, Jeneponto – Inas Refina Iksan anak bungsu dari empat bersaudara, pasangan bupati Iksan Iskandar dengan ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto Hj Hamsiah Iksan, dihari minggu 16 Juli ini tepat berusia 19 tahun.

Inas sapaan akrab Inas Refika Iksan lahir di Ujung Pandang,16 Juli 1998 merayakan ulang tahun ke-19 di kampung halamannya dilapangan sepak bola Tolo Kecamatan Kelara dengan dihadiri kurang lebih empat ribu alumni SMA Negeri 6 Kabupaten Jeneponto, Minggu 16 Juli 2017.

Inas mejalani masa kecilnya di Kabupaten Gowa mengawali jenjang pendidikannya di salah satu sekolah dasar di Gowa, melanjutkan karir pendidikannya di SMP Islam Athirah dan SMA Negeri 2 Makassar.
“Masa kecil saya jalani di Gowa, saya sekolah di TK dan SD pun di Gowa, dan saya lanjut di Makassar,” tutur Inas

Inas yang bercita-cita membangun rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat Jeneponto, sekarang menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

“Cita-cita saya sejak kecil pengen bangun rumah sakit untuk melayani masyarakat Jeneponto, itu muncul dalam benak hati saya karena melihat kondisi yang terjadi di kampung halaman. Semasa kecil setiap saya ke kampung sering lihat orang sakit terkadang tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal, itulah yang memotivasi hati saya untuk bercita-cita untuk kepentingan masyarakat,” ungkap mahasiswa semester 3 Fakultas kedokteran Unhas itu.

Baca :Bupati Iksan minta Kadisdikbud Jeneponto kembangkan koperasi sekolah

Diapun mengungkapkan harapannya kedepan, “Saya berharap di ulang tahun ke 19 ini, semoga apa yang menjadi cita-cita saya dapat terwujud dan dapat merayakan ultah ke 20, di kampung tercinta ini lagi dalam kapasitas sebagai anak pelayan bagi masyarakat Jeneponto,” ujarnya

Dengan keluguhannya, Inas mengungkapkan sosok kedua orang tuanya, Iksan Iskandar dan Hj Hamsiah Iksan. Menurutnya kedua orang tuanya merupakan panutan bagi kami anak-anaknya, dalam merawat dan mendidik dirinya dan 3 saudaranya sejak dilahirkan kedunia ini.

“Dari kecil sampai sekarang sesibuk apapun bapak pasti hadir mendampingi saya merayakan ulang tahun, itu yang tidak pernah berubah sampai sekarang. Bapak selalu hadir setiap aku gembira maupun dalam keadaan aku galau dengan berbagai keluhan. Intinya bapak itu andalanku, sikapnya yang selalu sabar dan tenang menghadapi segala hal dari yang baik maupun yang buruk sekalipun tetap dengan karakter bijaknya, dan yang paling saya banggakan bapak itu dimana-mana pasti “LISA” (Lihat Sampah Ambil). Itu yang bikin saya selalu bangga dan merasa bapak yang bijak dan paling keren,” tuturnya.

Baca :Kantornya tidak "Gammara", Lurah Bontoa ditegur Bupati Jeneponto

Kalau Ibu sudah pasti tidak kalah juga dong dengan sikapnya seperti malaikat, sabar, baik hati dan suka menolong. Bapak sama mamaku adalah dua hal yang sangat mengagumkan yang saya punya. Makasih bapak dan mama sudah lahirkan saya sebagai anaknya. Maafkan anakmu ini bila mana ada tingkah yang sempat menyinggung perasaan dan ┬áhati bapak dan mama, ” imbuhnya sambil tersenyum.

Penulissyarief