Keren, di Tengah Pandemi Dosen UNM Helat Pelatihan Pembibitan dan Budidaya Tiram

Tengah Pandemi Dosen UNM Helat Pelatihan Pembibitan dan Budidaya Tiram

Terkini.id, Makassar – Di tengah pandemik Covid-19, tahun ini dosen Jurusan Biologi FMIPA UNM melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring, Sabtu lalu di SMA Negeri 1 Takalar Kabupaten Takalar.

Hal ini tidak lepas dari informasi bahwa kabupaten Takalar telah ditetapkan sebagai zona hijau oleh Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini merupakan pelatihan pembibitan dan budidaya jamur tiram bekerjasama dengan DinasPendidikan Kabupaten Takalar dan MGMP Biologi Kabupaten Takalar.

Pelaksanaan kegiatan PKM ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Yusminah Hala, M. S., dengan anggota tim yakni Prof. Oslan Jumadi, S. Si., M. Phil., Arifah Novia Arifin, S. Pd., M. Pd., dan turut hadir Resnawati Kongkolu, S. Si.

Menarik untuk Anda:

Alumni Biologi sebagai pelaku usaha bidang Budidaya Jamur Tiram, serta diikuti sekitar 15 orang guru-guru dari berbagai sekolah yang ada di kabupaten Takalar.

Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian tahun ini dibatasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Prof. Yusminah dalam sambutannya mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan soft skill dan hard skill keterampilan menumbuhkan/ membuat bibit jamur tiram (Pleurotus ostreatus) yang baik, berkualitas, dan ekonomis yang mampu dihasilkan oleh masyarakat di Kabupaten Takalar.

Hal ini kata dia melihat Jamur memiliki peluang pasar yang cukup besar dewasa ini.

“Kandungan gizi dan cita rasa yang dimilikinya, membuat produk ini diminati oleh banyak kalangan, baik dijual dalam bentuk segar maupun diolah sebagai snack yang gurih. Oleh karena itu prospek bisnis ini cukup bagus kedepannya,” bebernya.

Permintaan terhadap produk jamur segar yang semakin meningkat membuat pemasok jamur kewalahan.

Para pemasok dari Jawa mulai kesulitan untuk menyuplai jamur di luar pulau Jawa, termasuk di Sulawesi Selatan pada umumnya, Kota Makassar khususnya. Permintaan pasar atas jamur di Makassar masih sangat tinggi, namun pasokan jamur belum memadai.

“Melihat adanya peluang dari hal ini, maka sejumlah masyarakat mencoba untuk membudidayakan jamur,”tuturnya.

Kabupaten Takalar memiliki ketersediaan bahan baku yang cukup melimpah. Ditambah lagi biaya pengadaan bahan baku yang masih relatif murah, serta cuaca dan iklim juga cukup ideal untuk pertumbuhan jamur, terutama jamur tiram.

Namun, potensi ini tidak dimanfaatkan dengan baik karena sosialisasi dan pelatihan budidaya jamur yang belum dilakukan.

Untuk itu Jurusan Biologi FMIPA UNM melaksanakan pelatihan dan pembibitan budidaya jamur tiram ini.

Pesan Rektor UNM Bapak Prof. Dr. H. Husain Syam, M.TP melalui Ketua LP2M mengatakan bahwa jangan menjadikan pandemi Covid-19 ini sebagai kendala, lakukanlah kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan penuh inovasi dan kreativitas sehingga kegiatan kita dapat terlaksana dengan baik.

Penyampaian dari Ketua LP2M UNM Bapak Prof. Bakhrani Rauf, MT bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh jurusan biologi FMIPA UNM ini sangat bermanfaat karena guru-guru dan masyarakat (mitra) sangat terbantu karena melakukan pelatihan dan pendampingan kepada mitra sehingga dapat menghasilkan sesuatu untuk mensejahterakan masyarakat khususnya di KabupatenTakalar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Maju di KBMI, FIKOM UMI Sasar Tingkat Nasional

Tetap Produktif di Masa Pandemi, Ini yang Dilakukan Himatep FIP UNM

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar