Kerennya Cara Silvany Pasaribu Menjawab Tuduhan Delegasi Vanuatu soal Pelanggaran HAM di RI

Terkini.id, Jakarta – Diplomat muda Indonesia, Silvany Austin Pasaribu menjadi perhatian karena tanggapannya yang elegan saat ia menjawab tuduhan Vahuatu terkait pelanggaran HAM di Indonesia dalam Sidang Umum PBB.

Dalam sidang tersebut, delegasi Vanuatu menyoroti soal pelanggaran HAM yang terjadi di Papua, khususnya terkait penembakan seorang pendeta.

Dalam pidatonya di sidang umum PBB, Silvany meminta negara Pasifik tersebut untuk berhenti mencoba mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. 

“Saya bingung, bagaimana bisa sebuah negara berusaha mengajarkan negara lain, tapi tidak mengindahkan dan memahami keseluruhan prinsip fundamental Piagam PBB,” kata Silvany dalam pidatonya seperti dikutip dari akun resmi PBB. 

Silvany mengungkapkan bahwa Indonesia sebagai negara yang memiliki berbagai budaya, ratusan kelompok etnis, suku, dan bahasa, berkomitmen pada isu HAM. 

Menarik untuk Anda:

“Kami menghargai perbedaan, menghormati toleransi, dan setiap orang memiliki hak yang sama di negara demokrasi terbesar ketiga di dunia ini,” lanjut dia. 

Berdasarkan website Kemlu.go.id, Silvany saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kedua Fungsi Ekonomi untuk Perutusan Tetap Republik Indonesia Untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, AS. Sebelumnya Silvany juga pernah menjabat sebagai Atase Kedutaan RI di Inggris. 

Di akun LinkedIn nya, Silvany mencantumkan bahwa ia menempuh jurusan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, kemudian melanjutkan sekolah dinas luar negeri. Selanjutnya Silvany melanjutkan pendidikan master di University of Sydney.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hasil Poling, Biden Menang Debat Lawan Trump Usai Menang Elektabilitas

Selain Jalan, Uni Emirat Arab Bakal Bangun Masjid Jokowi di Abu Dhabi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar