Kesal Diselingkuhi Istri, Pria Ini Perkosa dan Bunuh 11 Wanita

Perkosa Wanita
Ilustrasi pemerkosaan

Terkini.id – Seorang pembunuh berantai di Rusia, Bakhtiyor Matyakubov, diringkus setelah dilaporkan membunuh 11 perempuan sebagai aksi balas dendam terhadap istrinya.

Menurut keterangan jaksa penuntut Rusia, pelaku mengatakan perbuatannya tersebut adalah pembalasan terhadap istrinya yang selingkuh. Sebagian besar korban diperkosa sebelum dibunuh.

Dilansir Daily Mirror, Kamis 7 Maret 2019, Matyakubov sudah dijatuhi penjara seumur hidup di Ukraina atas tiga dakwaan pembunuhan.

Dalam satu kasus, ia memenggal korban kemudian berhubungan seks dengan mayatnya yang tanpa kepala.

Korban Bakhtiyor Matyakubov

Salah satu korbannya bernama Yulia Lebezhina (26), seorang wanita yang bekerja di toko alat seks, ia tewas dengan 20 luka tusukan.

Pasca pembunuhan tersebut Matyakubov diekstradisi dari Uzbekistan, di sana ia telah membunuh tiga wanita.

Pembunuhan lainnya terjadi di sebuah taman di Moskow. Matyakubov membunuh dan memerkosa wanita bernama Yulia Antipova (36) yang mayatnya tidak ditemukan selama tiga tahun.

Bakhtiyor Matyakubov
Bakhtiyor Matyakubov. (foto: dailymail.co.uk)

Pada awal 2015 Matyakubov juga membunuh Elmira Gusenko (40) di taman lain.

Dalam perjalanan ke Ukraina ia memerkosa dan membunuh tiga wanita dalam sepuluh hari, salah satu korban adalah seorang wanita berusia 77 tahun.

Pada 4 April 2015, ia kembali ke Rusia di mana ia dituduh membunuh dan memerkosa Natalia Yelkina (34).

Matyakubov kemudian kabur kembali ke Ukraina di mana akhirnya ia ditangkap saat tengah minum bir.

Pelaku membenci perempuan sejak kecil

Mayor Jenderal Polisi Alexander Tereshchuk mengungkapkan, dari penyelidikan terungkap bahwa Matyakubov benci perempuan sejak dia kecil.

Kepada polisi, pelaku mengatakan jika saja mereka tak menangkapnya, dia bakal terus menyerang dan membunuh para perempuan.

“Saya sudah merencanakan bakal membunuh perempuan lagi malam ini, dan saya tidak berhenti,” kata Matyakubov seperti ditirukan Tereshchuk.

Kepolisian Kiev menyatakan mereka sudah menghubungi polisi Uzbekistan untuk mendapatkan kronologi kasus di kampung halaman Matyakubov. Dikatakan di Uzbekistan dia membunuh dan kepala korbannya dipenggal.

Matyakubov dilaporkan pernah menikah dan mempunyai anak berusia 21 tahun. Polisi menduga puncak kebenciannya terhadap perempuan ketika tahu sang istri berselingkuh. Hal itu menjadi motif pembunuhan yang dilakukannya selama ini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Bupati Gowa Jadi Irup Peringatan HUT PMI ke-74

Terkini.id,Gowa - Bupati Gowa yanh sekaligus sebagai Ketua terpilih PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Bersama Jajaran Polres