Kesemrawutan Data PKH dan BPNT, Ina Ammania: Ada Yang Tidak Berhak Tapi Terima Bansos

Terkini.id – Anggota DPR RI dari Komisi VIII Ina Ammania menyebut bahwa adanya warga yang tidak berhak namun menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Bahkan ada juga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), namun tidak dapat.

Hal itu diutarakan Ina Ammania menanggapi keluhan warga, ketika hadir pada reses Anggota DPRD Sulsel Rudy Pieter Goni (RPG), di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis 10 Februari 2022.

Baca Juga: Megawati Sebut PDIP Tidak Akan Berkoalisi, Rocky Gerung: Kita Dibuat...

Menurut Ina, banyaknya kejadian tersebut disebabkan kesemrawutan data yang diterima oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

“Persoalan ini muncul setiap saat dikarenakan kesemrawutan data, beberapa tahun terakhir ini adalah data yang sudah lama. Nah karena terkait kesemrawutan data tersebut maka ada masyarakat penerima bantuan PKH atau BPNT dan bantuan lainnya yang harusnya menerima tapi tidak dapat, ada juga yang tidak berhak tapi menerima bantuan,” ungkap anggota DPR RI Dapil Jawa Timur itu.

Baca Juga: Rapat Kerja Komisi D, Sri Rahmi Pertanyakan Proyek Jalan Ruas...

Lanjut Ina, perlu sinergi dari semua pihak, baik Pemerintah Kabupaten/Kota dan orang yang berkompeten di dalamnya. 

Sebab tanpa sinergitas dapat dipastikan, tidak akan pernah bisa mengatasi kemiskinan karena ketika ditanya datanya pasti akan selalu berbeda.

”Solusinya pihak Pemda melalui dinas sosial, dinas kependudukan dan catatan sipil, pendamping program serta mitra kerja untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan Nomor Induk Kependudukan atau NIK serta semua data penerima bantuan dimaksud agar apa yang dilakukan benar-benar valid, tepat sasaran, dan terukur,” ucapnya

Baca Juga: Rapat Kerja Komisi D, Sri Rahmi Pertanyakan Proyek Jalan Ruas...

Sementara itu anggota Komisi A bidang Pemerintahan DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni mengapresiasi kehadiran Ina. Sebab dapat memberikan solusi yang tepat terkait keluhan warga setempat.

Kegiatan ini turut dihadiri Rudy Pieter Goni bersama pengurus DPD PDIP Sulsel lainnya seperti Risfayanti Muin, Husain Djunaid dan Putri A Potji, dan Andi Walinga. 

Serta perwakilan tokoh masyarakat dan agama serta pemuda dengan standar protokol kesehatan.

Bagikan