Ketua BURT DPR Sebut Pengadaan Gorden Tak Jadi Dilaksanakan

Terkini.id, Jakarta – Pengadaan tender gorden, vitrase dan blind untuk rumah dinas anggota DPR RI di Kalibata, Jakarta Selatan tak jadi diadakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso.

Menurut Agung, keputusan tersebut berdasarkan dari kesimpulan hasil rapat yang telah dilakukan.

Baca Juga: PSI Menggelar Penggalangan Dana Untuk Beli Gorden DPR Rp43,5 Miliar

“Kami baru saja rapat, kesimpulannya BURT memutuskan untuk tiidak melanjutkan pekaksanaan pengadaan gorden, vintrase, dan blind rumah jabatan DPR Kalibata,: ujar Agung dilansir dari Cnnindonesiacom. Selasa, 17 Mei 2022.

Tender dengan nilai tawaran Rp 43.5 miliar yang dimenangkan oleh PT Bertiga Mitra Solusi menjadi polemic usai ditetapkan oleh DPR.

Baca Juga: Soal Pemilihan Pemenang Tender Gorden DPR, Peneliti ICW : Kami...

Hal tersebut dikarenakan, selain PT Bertiga Mitra Solusi, masih ada dua perusahaan lain yang mengajukan harga lebih murah.

Gorden, vitrase dan blind yang saat ini digunakan di rumah dinas anggota DPR di Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan, merupakan produk dari prosedur pengadaan atau lelang 2010, menurut Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar.

Gorden,  vitrase dan blind di rumah dinas anggota dewan, menurut dia, banyak yang lapuk dan rusak.

Baca Juga: Soal Pemilihan Pemenang Tender Gorden DPR, Peneliti ICW : Kami...

“Dengan demikian usia atau masa pemakaiannya sudah 12 tahun, sehingga sudah banyak yang lapuk dan rusak,” kata Indra.

Indra menjelaskan, banyak anggota dewan yang telah mengajukan penggantian gorden, vitrase dan blink sejak 2020.

Namun, pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan tersebut karena belum membuat alokasi anggarannya.

Bagikan